Periskop.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) menonaktifkan Elda Putri Rahardini, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK). Langkah ini diambil buntut komentarnya di media sosial yang menyindir pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan.
Juru Bicara UGM I Made Andi Arsana menjelaskan, Elda dinonaktifkan dari kepesertaan PPDS FK-KMK selama tiga bulan. Menurutnya, proses investigasi atas kasus tersebut masih berjalan.
"Keterangan dari Wakil Dekan FK-KMK, yang bersangkutan dinonaktifkan selama tiga bulan untuk menjalani proses dengan semestinya," kata Andi, Sabtu (8/8).
Kasus ini bermula dari cuitan viral akun @erudarahaadini milik Elda.
Ia berkomentar dengan nada menghina di utas milik Yurizal, yang sebelumnya mengeluhkan waktu tunggu delapan jam untuk mendapatkan kamar rawat inap sebagai pasien BPJS Kesehatan.
"PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven't kah? haven't some brain cells," tulis akun @erudarahaadini menanggapi utas @yurizaltrich.
Kalimat tersebut jika diterjemahkan kurang lebih berarti foto profil Elda terlihat seperti orang berkecukupan, padahal menurutnya tidak demikian. Ia bahkan menyinggung soal kecerdasan Yurizal dalam komentar itu.
Komentar tersebut kemudian ramai dibicarakan warganet dan berujung pada sorotan terhadap institusi tempat Elda menempuh pendidikan spesialis.
UGM merespons dengan menonaktifkan sementara status kepesertaan PPDS Elda sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut.
"Betul, dinonaktifkan PPDS-nya. Kita akan lihat hasil prosesnya. Kami akan kabari lagi nanti," sambung Andi.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar