Kemenag Luncurkan Logo Hari Santri 2026, Berikut Link Downloadnya
Kemenag meluncurkan logo dan tema Hari Santri 2026 “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dengan filosofi kebersamaan.

Periskop.id - Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Santri 2026. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin langsung peluncuran logo dan tema tersebut. Ia menyebut peluncuran itu menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Santri 2026.
“Dengan bersama-sama membaca Bismillahirrahmanirrahim, rangkaian acara, logo dan tema Hari Santri Tahun 2026 secara resmi diluncurkan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Selasa (22/9).
Menurut Kemenag, logo Hari Santri 2026 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan publikasi dan kegiatan selama rangkaian peringatan berlangsung. Logo tersebut dirancang dengan konsep anyaman atau ikatan dinamis.
Konsep itu menggambarkan kebersamaan, persatuan, serta keberlanjutan perjuangan santri dalam menghadapi perkembangan zaman. Kemenag menjelaskan setiap elemen logo membawa pesan mengenai kekuatan yang terbentuk melalui gerak bersama.
Kemenag juga menyebut jalinan dalam logo merepresentasikan hubungan antara santri, pesantren, dan masyarakat. Ketiganya digambarkan sebagai unsur yang dapat saling menguatkan, seperti filosofi sapu lidi.
Menurut Kemenag, keterhubungan tersebut menempatkan santri sebagai bagian dari kekuatan bangsa. Pesan itu sekaligus diselaraskan dengan tema Hari Santri 2026 yang mengarah pada cita-cita Indonesia Emas.
Logo Hari Santri 2026 turut menampilkan dua lingkaran yang saling menyimpul. Kemenag menjelaskan elemen tersebut menggambarkan dua pijakan kehidupan santri, yakni nilai keagamaan sebagai landasan moral dan kesadaran bernegara sebagai ruang pengabdian kepada bangsa.
Sementara itu, bagian bawah logo yang berfungsi sebagai poros pondasi melambangkan prinsip dasar yang menjadi tempat bertumpunya berbagai langkah dan kontribusi santri. Kemenag menilai unsur tersebut menjadi gambaran pentingnya fondasi dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Pada bagian atas terdapat lingkaran cita yang dimaknai sebagai simbol pandangan masa depan, harapan, dan ikhtiar bersama. Elemen itu diarahkan pada cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kemenag juga menjelaskan garis logo dibuat dengan ketebalan yang konsisten dan bentuk yang simetris. Karakter visual tersebut menggambarkan kesatuan, keselarasan, serta keseimbangan peran setiap unsur.
Setiap elemen dalam logo disebut saling terhubung tanpa menghilangkan keberadaan masing-masing. Makna tersebut menggambarkan semangat menghadapi perubahan zaman melalui hubungan yang tetap harmonis.
Filosofi logo kemudian diperkuat melalui penggunaan warna biru toska dan keemasan. Kemenag menjelaskan biru toska merepresentasikan keterbukaan, ketenangan, dan semangat pembaruan.
Adapun warna keemasan dimaknai sebagai simbol cita-cita, pencapaian, serta arah menuju Indonesia Emas. Perpaduan kedua warna tersebut menggambarkan semangat santri untuk terus berkembang dan memperkuat hubungan dalam membangun negeri.
Masyarakat, satuan kerja, pesantren, lembaga pendidikan, serta pihak lain yang membutuhkan logo resmi Hari Santri 2026 dapat mengunduhnya melalui tautan berikut: Unduh Logo Hari Santri 2026
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kementerian Agama (Kemenag) dengan mengeklik tautan.






Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.