periskop.id - Peta persaingan kendaraan ramah lingkungan kembali memanas. Jika selama ini konsumen kerap dihadapkan pada dilema antara memilih mobil listrik dengan rasa cemas akan kehabisan baterai (range anxiety) atau mobil konvensional boros bahan bakar, kehadiran Wuling Eksion seolah memecah kebuntuan tersebut.

Hadir sebagai SUV 7-seater bertenaga setrum, Wuling Eksion langsung menggebrak dengan dua DNA elektrifikasi sekaligus: Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). 

Melansir CarNewsChina, model yang dibangun di atas arsitektur Tianyu D mutakhir ini tidak hanya sekadar jualan teknologi, tetapi membawa proporsi desain tangguh yang ditujukan langsung untuk menjawab kebutuhan mobilitas keluarga modern.

Lantas, mampukah SUV bongsor ini benar-benar merebut takhta di segmennya? Berikut adalah ulasan naratif komprehensif mengenai desain, performa, serta keunggulan dan kelemahan Wuling Eksion.

Eksterior: Estetika Tangguh Berbalut Futurisme

Kesan pertama saat melihat Wuling Eksion adalah perpaduan antara ketegasan garis bodi khas SUV murni dan keanggunan aerodinamis mobil masa depan. Wuling menerjemahkan desain ini melalui konsep yang mereka sebut Muscular Flowline Design.

Kendaraan ini memancarkan aura dominan dengan dimensi panjang lebih dari 4,7 meter dan lebar 1,85 meter. Pada varian PHEV, bagian fascia (wajah depan) dihiasi dengan gril honeycomb yang memberikan napas bagi mesin pembakaran, sementara varian EV murni tampil lebih klimis dengan gril tertutup rapat khas mobil listrik. Sorot matanya tajam berkat penyematan X-Shaped Automatic LED Headlamps, selaras dengan lampu kombinasi belakang yang memperkuat identitas visualnya saat membelah malam. Kehadiran pelek paduan two-tone berukuran 18 inci yang menopang ground clearance tingginya memastikan Eksion tak gentar menghadapi kontur jalanan yang tidak tertebak.

Interior: Ruang Keluarga Berjalan yang Mengusung Kemewahan

Masuk ke dalam kabin Wuling Eksion ibarat memasuki ruang keluarga yang dirancang oleh arsitek modern. Suasana premium langsung menyapa lewat kombinasi material soft touch dan jok berbalut kulit sintetis berwarna Walnut Brown dan Carbon Black.

Sebagai SUV 7-seater sejati, kelegaan adalah harga mati. Jarak sumbu roda (wheelbase) yang mencapai 2.810 mm menjamin ruang kaki yang sangat manusiawi hingga ke baris ketiga. Saat Anda mendongak ke atas, Electric Panoramic Sunroof berukuran ekstra lebar membentang memberikan ilusi ruang tanpa batas.

Di sektor kokpit, aura canggih dipancarkan oleh layar kontrol pusat beresolusi tinggi berukuran 12,8 inci, tempat di mana seluruh pengaturan kendaraan dan interkoneksi smartphone berpusat. 

Sementara pengemudi akan dimanjakan dengan panel instrumen digital TFT 8,8 inci serta kenyamanan ekstra dari fitur kursi berventilasi (ventilated seat) yang dapat diatur secara elektrik. 

Jika butuh membawa barang bawaan esktra saat liburan, kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat hingga menciptakan lantai kargo yang rata dan luas.

Spesifikasi Dapur Pacu: Tarian Tenaga Listrik hingga 1.000 Kilometer

Di sinilah letak magis utama Wuling Eksion. Konsumen tidak dipaksa menelan satu pil, melainkan diberikan opsi mutlak sesuai gaya hidupnya. Mengutip laporan spesifikasi teknis dari CarNewsChina, berikut adalah detail jeroan dari kedua varian tersebut:

1. Eksion EV (Murni Listrik) Bagi kaum urban puritan yang ingin terbebas 100% dari emisi, varian EV dibekali motor listrik buas bertenaga 150 kW (sekitar 201 daya kuda) yang memuntahkan torsi puncak 310 Nm sejak tarikan pertama.

Berkat dukungan Magic Battery Pro berkapasitas besar (mendekati 70 kWh), SUV ini sanggup melenggang hingga sejauh 530 kilometer dalam sekali pengecasan penuh. Tentu saja, ia sudah mengakomodasi fasilitas DC Fast Charging untuk pengisian super cepat.

2. Eksion PHEV (Plug-in Hybrid) Varian ini adalah "cheat code" bagi Anda yang gemar road trip lintas pulau namun tetap ingin menekan konsumsi BBM ke titik terendah. Mesin bensin 1.5L (naturally aspirated) yang menghasilkan 105 hp dikawinkan dengan motor listrik berkekuatan 195 hp (torsi 230 Nm) melalui sistem transmisi canggih Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Dengan menggendong baterai berkapasitas 20,5 kWh, SUV hybrid ini dapat melaju murni menggunakan listrik sejauh lebih dari 120 km. 

Namun, saat bensin di tangki penuh dan baterai terisi maksimal, kombinasi daya jelajah gabungannya diklaim mampu dengan mudah menembus batas psikologis 1.000 kilometer. Sebuah angka yang membuat pemilik mobil konvensional harus sering-sering mampir ke pom bensin.

Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Wuling Eksion

Tentu saja, tidak ada mahakarya otomotif yang sempurna. Berikut adalah rangkuman kelebihan dan kelemahan yang patut dicermati:

Keunggulan Utama

  • Anti-Cemas Jarak Jauh: Jarak tempuh total 1.000+ km (pada varian PHEV) adalah fitur "pembunuh" kecemasan yang paling absolut.
  • Fitur Keselamatan Komprehensif: Tidak hanya dibekali 6 airbags dan struktur rangka solid, Eksion mengusung ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) Level 2. Sistem ini bekerja secara proaktif dengan fitur Adaptive Cruise Control, pengereman darurat otomatis, hingga Lane Keeping Assist.
  • Rasio Nilai ke Harga (Value for Money): Menawarkan teknologi plug-in hybrid, sasis tangguh SUV, fitur ADAS, sunroof, dan akomodasi 7-penumpang dewasa dalam satu paket harga yang sangat kompetitif di pasaran.

Catatan Kekurangan

  • Dimensi yang Mengintimidasi di Jalan Sempit: Bodi yang lebar dan bongsor ini akan terasa merepotkan saat harus bermanuver di gang kecil permukiman padat atau mencari celah di area parkir basement mal yang sempit.
  • Tantangan Ekosistem Pengisian Daya: Untuk pemilik varian murni listrik (EV), meski jangkauannya menembus 530 km, ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) beraliran Fast Charging DC di daerah pelosok masih belum terlalu merata.
  • Penyusutan Ruang Bagasi: Layaknya mayoritas SUV 7-seater di kelas menengah, saat seluruh baris ketiga digunakan untuk duduk penumpang, sisa ruang untuk koper dan tas besar di bagasi belakang akan terkikis cukup signifikan.

Wuling Eksion bukan sekadar pelengkap lini produk, ia adalah sebuah statement serius di industri otomotif. SUV ini dirancang khusus untuk keluarga besar yang mendambakan transisi menuju mobilitas elektrifikasi, tanpa harus mengorbankan budaya "pergi ramai-ramai" khas Asia. Dengan fleksibilitas tenaga yang ditawarkan, Eksion siap menemani eksplorasi Anda sejauh apa pun rute yang membentang di depan mata.

Tabel lengkap informasi Wuling Eksion

Kategori SpesifikasiDetail Informasi
Dimensi BodiPanjang: 4.745 mm, Lebar: 1.850 mm, Tinggi: 1.755 mm, Wheelbase: 2.810 mm
Kapasitas Penumpang7-Seater (Tiga baris kursi)
Desain EksteriorMuscular Flowline Design, X-Shaped LED Headlamps, Velg two-tone 18 inci
Fitur InteriorLayar sentuh 12,8 inci, Speedometer TFT 8,8 inci, Electric Panoramic Sunroof, Kursi depan berventilasi elektrik
Performa EV (Murni Listrik)Tenaga: 150 kW (201 hp), Torsi: 310 Nm, Kapasitas Baterai: 69,2 kWh
Jarak Tempuh EVHingga 530 kilometer (Mendukung DC Fast Charging)
Performa PHEV (Hybrid)Mesin Bensin 1.5L (105 hp) + Motor Listrik (195 hp / 230 Nm), Transmisi DHT, Kapasitas Baterai: 20,5 kWh
Jarak Tempuh PHEVMurni listrik: >120 km. Kombinasi Bensin + Listrik: >1.000 kilometer
Fitur Keselamatan6 Airbags, ABS, EBD, ESC, ADAS Level 2 (Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Auto Emergency Braking)
Kelebihan UtamaBebas range anxiety (PHEV tembus 1.000 km), Value for money tinggi, Kabin lega fleksibel rata lantai, Fitur ADAS lengkap
Kekurangan UtamaDimensi bongsor merepotkan di jalan/parkiran sempit, Bagasi minim jika 7 kursi ditegakkan, Infrastruktur charging EV belum merata di pelosok