periskop.id - Sepanjang perdagangan Mei 2026, sejumlah saham tercatat memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah tekanan pasar yang cukup dalam. Berikut daftar lengkap 20 saham penggerak IHSG Mei 2026 beserta data kapitalisasi pasar dan bobot poin masing-masing.

Secara keseluruhan, IHSG pada Mei 2026 mengakhiri periode tersebut di level 6.127, melemah 11,92% dibanding bulan sebelumnya. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pun menyusut 13,35% secara bulanan menjadi Rp10.729 triliun.

Advertisement

MORA dan TLKM, Dua Penopang IHSG Terkuat Mei 2026

Posisi pertama ditempati PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) sebagai emiten dengan kontribusi terbesar terhadap indeks. Harga sahamnya naik 46,50% sepanjang Mei 2026, memberikan bobot positif sebesar 39,28 poin pada IHSG dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp329,64 triliun.

Di urutan kedua, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyumbang 22,97 poin terhadap indeks, didorong kenaikan harga 7,83% selama periode yang sama. Kapitalisasi pasar TLKM pada akhir Mei 2026 tercatat sebesar Rp300,16 triliun.

Posisi ketiga dipegang SMMA dengan lonjakan harga 15,22%, menyumbang 16,46 poin pada IHSG. Kapitalisasi pasarnya tercatat Rp114,46 triliun. Sementara BRPT berada di urutan keempat dengan kenaikan harga 5,72% dan kontribusi 5,91 poin, didukung kapitalisasi pasar Rp181,87 triliun.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melengkapi lima besar dengan perubahan harga 23,05% dan bobot 5,11 poin pada indeks, meski kapitalisasi pasarnya relatif lebih kecil di angka Rp24,82 triliun.

4 Emiten Perbankan yang Masuk Daftar Penggerak IHSG

Dari 20 nama dalam daftar ini, empat di antaranya berasal dari sektor perbankan, yakni BRIS, BNLI, BTPN, dan BDMN.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencatatkan kenaikan harga 11,55% dengan kontribusi 1,96 poin pada IHSG dan kapitalisasi pasar Rp90,42 triliun. PT Bank Permata Tbk (BNLI) menyumbang 0,88 poin setelah harganya naik 3,67%, dengan kapitalisasi pasar Rp111,40 triliun.

PT Bank BTPN Tbk (BTPN) membukukan kenaikan harga paling tinggi di antara emiten perbankan dalam daftar ini, yakni 19,69%, dengan kontribusi 0,71 poin dan kapitalisasi pasar Rp24,65 triliun. Adapun PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) turut masuk dengan kenaikan harga 9,91% dan bobot 0,69 poin, serta kapitalisasi pasar Rp45,09 triliun.

Daftar Lengkap 20 Saham Penggerak IHSG Mei 2026

Berikut susunan lengkap 20 emiten penggerak IHSG selama Mei 2026, diurutkan berdasarkan besaran kontribusi poin terhadap indeks:

1. MORA: harga +46,50%, kapitalisasi pasar Rp329,64 triliun, kontribusi +39,28 poin.

2. TLKM: harga +7,83%, kapitalisasi pasar Rp300,16 triliun, kontribusi +22,97 poin.

3. SMMA: harga +15,22%, kapitalisasi pasar Rp114,46 triliun, kontribusi +16,46 poin.

4. BRPT: harga +5,72%, kapitalisasi pasar Rp181,87 triliun, kontribusi +5,91 poin.

5. MAPI: harga +23,05%, kapitalisasi pasar Rp24,82 triliun, kontribusi +5,11 poin.

6. DNET: harga +15,57%, kapitalisasi pasar Rp155,31 triliun, kontribusi +3,53 poin.

7. CPIN: harga +6,48%, kapitalisasi pasar Rp70,02 triliun, kontribusi +3,26 poin.

8. UNVR: harga +11,40%, kapitalisasi pasar Rp65,24 triliun, kontribusi +2,11 poin.

9. BRIS: harga +11,55%, kapitalisasi pasar Rp90,42 triliun, kontribusi +1,96 poin.

10. CMRY: harga +13,92%, kapitalisasi pasar Rp38,32 triliun, kontribusi +1,95 poin.

11. ISAT: harga +8,27%, kapitalisasi pasar Rp69,66 triliun, kontribusi +1,95 poin.

12. INDF: harga +2,59%, kapitalisasi pasar Rp60,80 triliun, kontribusi +1,66 poin.

13. ICBP: harga +4,80%, kapitalisasi pasar Rp82,80 triliun, kontribusi +1,65 poin.

14. MYOR: harga +7,92%, kapitalisasi pasar Rp41,14 triliun, kontribusi +0,98 poin.

15. BNLI: harga +3,67%, kapitalisasi pasar Rp111,40 triliun, kontribusi +0,88 poin.

16. GGRM: harga +6,25%, kapitalisasi pasar Rp32,71 triliun, kontribusi +0,74 poin.

17. BTPN: harga +19,69%, kapitalisasi pasar Rp24,65 triliun, kontribusi +0,71 poin.

18. BDMN: harga +9,91%, kapitalisasi pasar Rp45,09 triliun, kontribusi +0,69 poin.

19. MAPA: harga +4,92%, kapitalisasi pasar Rp18,24 triliun, kontribusi +0,59 poin.

20. MPMX: harga +15,23%, kapitalisasi pasar Rp4,98 triliun, kontribusi +0,49 poin.

Dari susunan di atas, sektor telekomunikasi dan teknologi mendominasi posisi teratas, sementara perbankan dan konsumer turut hadir di posisi menengah. Data ini bisa jadi referensi awal sebelum mengambil keputusan investasi, meski tetap perlu dipadukan dengan analisis fundamental dan kondisi pasar terkini.