periskop.id - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI/ACES) resmi menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp548,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Nilai tersebut setara dengan Rp32,01 per lembar saham dan mencatat payout ratio tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

RUPST digelar di Gedung Kawan Lama, Jakarta Barat, dengan sejumlah keputusan strategis yang turut memperkuat arah ekspansi bisnis ke depan. Berdasarkan harga penutupan saham pada 9 Juni 2026 di level Rp330 per lembar, dividend yield yang tercatat mencapai 9,7%.

Advertisement

Dividen Rp548 Miliar dengan Yield 9,7%

Angka payout ratio sebesar 82% dari laba per saham tahun 2025 menjadikan distribusi dividen kali ini sebagai yang paling besar dalam rekam jejak perseroan. Ini sinyal positif bagi investor yang selama ini memantau kinerja saham ACES di pasar modal.

Direktur AHI Gregory S. Widjaja menyampaikan bahwa pembagian ini merupakan wujud penghargaan atas kepercayaan para pemegang saham terhadap transformasi bisnis yang dijalankan perseroan.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan berkelanjutan yang diwujudkan melalui ekspansi yang terukur dan peningkatan produktivitas toko-toko eksisting, serta inovasi yang terus relevan dengan kebutuhan pelanggan," ujar Gregory dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Jadwal Pembayaran Dividen AHI ACES 2026

Bagi pemegang saham yang ingin memastikan posisinya, berikut jadwal resmi distribusi dividen yang telah ditetapkan perseroan.

1. Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 19 Juni 2026

2. Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 22 Juni 2026

3. Recording Date pemegang saham yang berhak: 23 Juni 2026

4. Cum Dividen Pasar Tunai: 23 Juni 2026

5. Ex Dividen Pasar Tunai: 24 Juni 2026

6. Pembayaran dividen: 10 Juli 2026

Pembayaran dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026, sehingga investor perlu mencermati tanggal recording date agar tidak melewatkan hak atas dividen tersebut.

Ekspansi Toko AZKO dan NEKA di Berbagai Wilayah

Di luar agenda dividen, perseroan juga memaparkan progres ekspansi jaringan ritel yang cukup agresif sepanjang 2026. Hingga Mei 2026, sebanyak 7 gerai AZKO baru telah beroperasi di empat wilayah yang sebelumnya belum terjangkau, yakni Berau (Kalimantan Timur), Pasuruan (Jawa Timur), Pekalongan (Jawa Tengah), dan Timika (Papua Tengah).

Perseroan juga memperluas jaringan NEKA dengan membuka 5 gerai baru di Lampung dan Bogor, mencakup Bandar Jaya, Ratu Dibalau, Urip Sumoharjo, Metro, dan Leuwiliang.

Gregory menjelaskan bahwa potensi pertumbuhan ekonomi domestik dan tingginya kebutuhan rumah tangga di Indonesia menjadi pijakan utama dalam keputusan ekspansi berkelanjutan ini.

Penghargaan Regional dan Posisi Indeks ESG

Transformasi bisnis AZKO mendapat pengakuan di tingkat Asia. Pada ajang Retail Asia Awards 2026, AZKO meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yaitu Brand Transformation of the Year dan Marketing Initiative of the Year.

Di pasar modal, kepercayaan terhadap fundamental perseroan juga terus menguat. Dalam evaluasi indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Mei 2026, AHI resmi masuk sebagai konstituen baru indeks ESG-Q KEHATI dan ESG-S KEHATI. Perseroan sekaligus mempertahankan posisinya di IDX80, Kompas100, IDXESGL, IDXJII70, IDX Value30, IDX Growth30, dan IDX High Dividend 20.

Di sisi program sosial, inisiatif AZKO Berbagi Cahaya yang berjalan sejak 2017 terus diperluas. Sepanjang April hingga Juni 2026, program ini menjangkau 75 lokasi di seluruh Indonesia, menyalurkan lebih dari 26.000 lampu LED hemat energi kepada lebih dari 47.000 penerima manfaat di berbagai kota.

"Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya tercermin dari profitabilitas, tetapi juga dari kontribusi positif dan nilai tambah yang diberikan Perseroan kepada masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan," tutup Gregory.

Dengan kombinasi dividend yield tinggi, ekspansi ritel yang meluas, dan pengakuan ESG dari pasar modal, AHI ACES tampak memosisikan diri sebagai emiten ritel yang layak dicermati investor jangka menengah maupun panjang.