periskop.id - Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengungkapkan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah sebesar Rp1 triliun telah terserap sepenuhnya hanya dalam waktu satu pekan. Realisasi itu terutama untuk pembiayaan sektor produktif, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

‎"Rp1 triliun pada waktu itu, habis dalam waktu satu minggu untuk sektor produktif, khususnya di UMKM dan itu juga sudah kita laporkan ke Kementerian Keuangan," kata Agus kepada media, Jakarta, dikutip Selasa (6/1). 

‎Mengenai kemungkinan penambahan penempatan dana SAL, Agus menegaskan Bank Jakarta pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah dan terbuka apabila kembali dipercaya menyalurkan dana tersebut.

"Pada dasarnya kami terbuka dan siap untuk membantu pemerintah dalam hal ini Kita menunggu saja, kalau nanti ada kita segera," jelasnya. 

‎Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap agar rencana penambahan penempatan dana SAL dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat. 

‎"Mudah-mudahan statement ini didengar Pak Purbaya (menteri Keuangan) ya," timpal Pramono.

‎Pramono menjelaskan, dalam pembahasan sebelumnya bersama Menteri Keuangan di Balai Kota Jakarta, penempatan dana SAL semula direncanakan sebesar Rp10 triliun, bahkan ia sempat mengusulkan agar nilainya dapat ditingkatkan hingga Rp20 triliun.

‎"Sekarang yang Rp1 triliun sudah habis Kami menunggu, mudah-mudahan janjinya segera datang," tutup Pramono.