iklan periskop
Perbankan

Kredit Perbankan Tumbuh 9,69% Tahun 2025, Bos BI Prediksi Tahun 2026 Dikisaran 8-12%

Bank Indonesia mencatat kredit perbankan 2025 tumbuh 9,69% yoy, masih dalam kisaran target BI, didorong kebijakan likuiditas dan penurunan suku bunga.

6 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Kredit Perbankan Tumbuh 9,69% Tahun 2025, Bos BI Prediksi Tahun 2026 Dikisaran 8-12%
Logo Bank Indonesia (BI) Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa/am.
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Bank Indonesia mencatatkan kredit perbankan pada 2025 tumbuh sebesar 9,69% secara tahunan (year on year/yoy), capaian tersebut masih dalam kisaran prakiraan Bank Indonesia sebesar 8-11% (yoy). 

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi pada 2025 masing-masing sebesar 21,06% (yoy), 4,52% (yoy), dan 6,58% (yoy).

"Kredit perbankan pada 2025 tumbuh sebesar 9,69% (yoy), berada dalam kisaran prakiraan Bank Indonesia sebesar 8-11% (yoy)," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG, ditulis Kamis (22/1).

Ia menjelaskan capaian tersebut sejalan dengan upaya BI untuk menurunkan suku bunga dan memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) serta realisasi program prioritas Pemerintah di tengah kondisi makro dan keuangan yang terjaga. 

Sementara dari sisi permintaan, pelaku usaha perlu terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat masih cukup besar pada Desember 2025, yaitu mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12% dari plafon kredit yang tersedia. 

Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank tetap memadai ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 28,57% dan DPK yang tumbuh tinggi sebesar 13,83% (yoy) pada Desember 2025. 

"Selain itu, minat penyaluran kredit perbankan terus membaik, tecermin dari persyaratan pemberian kredit (lending requirement) yang semakin longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM akibat masih tingginya risiko kredit pada kedua segmen tersebut," jelas Perry.

Lebih lanjut, Perry bilang BI memprakirakan pertumbuhan kredit 2026 pada kisaran 8-12%. Ke depan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan KSSK untuk terus memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan perbankan tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bank Indonesia (BI), Kredit perbankan, dan penyaluran kredit dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.