periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun yang ditempatkan di sistem perbankan tidak akan ditarik dalam waktu dekat. Dana tersebut akan tetap berada di perbankan setidaknya selama enam bulan ke depan guna menjaga stabilitas likuiditas.
"Yang Rp200 triliun ngga akan diambil, akan tetap dibiarkan di sistem perbankan sampai 6 bulan ke depan. jadi bank-bank ngga usah takut itu diambil," kata Purbaya kepada media, Jakarta, Selasa (24/2).
Purbaya pun membuka peluang penambahan (top up) penempatan dana pemerintah di perbankan, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi dan arah kebijakan Bank Indonesia (BI).
"Kita lihat keadaan. kita lihat strategi bank sentral. kita akan adjust strategi kita sesuai dengan strategi bank sentral," jelas Purbaya.
Menurut Mantan Ketua LPS itu, strategi pengelolaan kas negara akan disesuaikan dengan langkah otoritas moneter guna memastikan likuiditas sistem perbankan tetap memadai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
"Yang penting saya monitor keadaan uang yang di perbankan, dan saya pastikan likuiditas sistem perbankan di perekonomian kita cukup untuk mendorong ekonomi ke tingkat pertumbuhan yg lebih tinggi," jelasnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar