Periskop.id - Platform pemantau gangguan layanan, Downdetector, merekam lonjakan tajam laporan masalah BCA dalam 24 jam terakhir. Jumlah laporan melonjak dari nol menjadi sekitar 450 pada Sabtu (20/6) sore.
Grafik Downdetector menunjukkan tren laporan stabil di angka nol sejak pukul 6 sore hari sebelumnya hingga siang. Lonjakan baru terlihat tajam menjelang pukul 3 sore.
Tiga kategori masalah paling banyak dikeluhkan nasabah BCA dalam periode tersebut. Mobile banking mendominasi laporan dengan porsi 56%.
Aplikasi BCA Mobile menyusul di posisi kedua dengan 21% laporan. Sementara keluhan soal transfer dana tercatat sebesar 16%.
Downdetector mengumpulkan data tersebut dari laporan pengguna yang mengalami kendala layanan secara real-time. Metode ini lazim dipakai untuk memantau gangguan digital pada layanan publik, termasuk perbankan.
BCA tercatat sebagai bank swasta terbesar di Indonesia. Layanan digitalnya mencakup KlikBCA, BCA Mobile, transfer dana, pembayaran tagihan, kartu kredit, hingga produk investasi.
Lonjakan laporan ini terjadi bersamaan dengan keluhan yang ramai disampaikan nasabah lewat media sosial. Sejumlah pengguna mengeluhkan kegagalan transaksi lewat layanan digital BCA pada waktu yang sama.
Pola gangguan berulang juga disorot sejumlah warganet yang mengeluhkan layanan QRIS BCA. Mereka menyebut masalah serupa kerap terjadi hampir tiap bulan.
Hingga laporan ini dibuat, jumlah laporan di Downdetector belum menunjukkan tren penurunan signifikan. Pemantauan masih berlangsung untuk melihat apakah gangguan ini akan segera teratasi.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar