periskop.id - PT Pinago Utama Tbk (PNGO) mengumumkan rencana pembagian dividen interim tunai kedua untuk tahun buku 2025. Direktur Utama PT Pinago Utama Tbk Raymon Wahab menyampaikan, dividen interim kedua tahun buku 2025 tersebut ditetapkan sebesar Rp70,3 miliar atau Rp90 per saham.
"Keputusan ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kinerja dan kondisi keuangan perseroan," ucap Raymon dalam keterangan resmi, Rabu (7/1).
Penetapan dividen ini sesuai dengan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada tanggal 05 Januari 2026.
Sebelumnya, pada Oktober 2025 PNGO telah membagikan dividen interim tunai sebesar Rp130 per saham. Dengan tambahan dividen kali ini, total dividen tunai yang dibagikan perseroan sepanjang tahun buku 2025 mencapai Rp210 per saham.
Kebijakan pembagian dividen interim lanjutan ini ditopang oleh kinerja keuangan PNGO yang tetap solid hingga akhir kuartal III 2025. Hingga 30 September 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp212,7 miliar.
Sementara itu, saldo laba ditahan tercatat mencapai Rp1,05 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp1,16 triliun, memberikan ruang yang cukup bagi perseroan untuk kembali mengalirkan keuntungan kepada investor.
Dari sisi pasar, langkah ini turut menambah daya tarik saham PNGO. Pada penutupan perdagangan Selasa,6 Januari 2026 saham PNGO berada di level Rp3.150 per saham. Dengan asumsi harga beli pada level tersebut, dua kali pembagian dividen interim ini menghasilkan dividend yield sekitar 6,67%.
Berikut jadwal pembagian dividen interim tunai kedua PNGO :
* Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 14 Januari 2026
* Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 15 Januari 2026
* Cum dividen di pasar tunai: 19 Januari 2026
* Ex dividen di pasar tunai: 20 Januari 2026
* Pembayaran dividen: 27 Januari 2026
Tinggalkan Komentar
Komentar