banner-sheroes-yoga
Saham

BEI Ungkap 8 Calon IPO dengan Aset Jumbo di 2026, Ini Bocoran Sektornya

Delapan perusahaan tengah bersiap IPO di BEI, mayoritas beraset besar, namun hingga pertengahan Q1 2026 belum ada yang tercatat. Target 50 IPO tahun ini tetap berlaku.

Demutualisasi, BEI, IHSG, OJK
Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1). Foto: Periskop.id/Maria Jessica Elvira Marus
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat delapan perusahaan tengah bersiap melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Dari sejumlah calon emiten itu, mayoritas memiliki aset jumbo.

"Hingga saat ini, terdapat delapan perusahaan dalam pipeline pencatatan saham di BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam keterangannya dikutip Senin (23/2).

Meski begitu, Nyoman mengatakan hingga 20 Februari 2026 masih belum ada aktivitas pencatatan saham yang terealisasi. Dari delapan perusahaan yang sedang menyiapkan IPO, tiga perusahaan di antaranya memiliki aset Rp50 miliar–Rp250 miliar, termasuk dalam skala menengah. Sedangkan lima sisanya tergolong aset besar di atas Rp250 miliar.

Berdasarkan klasifikasi POJK Nomor 53/POJK.4/2017, calon emiten dalam pipeline ini tersebar di beberapa sektor. Dua perusahaan berasal dari basic materials, satu dari consumer non-siklikal, satu dari energi, dua dari keuangan, satu dari industri, serta satu lagi dari transportasi dan logistik.

Selanjutnya, sektor-sektor lain seperti consumer siklikal, perawatan kesehatan, infrastruktur, properti & real estate, serta teknologi, belum ada perusahaan yang mendaftar hingga kini.

Sebelumnya Bursa Efek Indoensia (BEI) menargetkan adalah 50 perusahaan melantai di bursa sepanjang tahun 2026. Namun, hingga pertengahan kuartal I 2026 belum ada satupun yang mencatatkan saham di bursa meski delapan perusahaan sudah masuk pipeline.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan  target tersebut belum mengalami perubahan.

"Sampai saat ini, kami masih bekerja dengan target 50 perusahaan melantai di bursa sepanjang tahun ini,” ujarnya kepada kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai IPO, pasar modal, calon emiten, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.