Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan Indonesia, dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pinjaman online, hingga aset kripto yang beralih ke pengawasannya sejak 2025. Sejak Maret 2026 OJK dipimpin Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi.
OJK berwenang mencabut izin bank dan perusahaan pembiayaan, mengenakan sanksi pada emiten, memblokir pinjol dan investasi ilegal lewat Satgas Pasti, serta menerbitkan aturan yang mengubah cara bank dan platform keuangan melayani nasabah.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang OJK, dari regulasi baru, pencabutan izin, penanganan kasus industri keuangan, data kredit dan pinjol, hingga peringatan investasi ilegal. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
Relaksasi Kredit Banjir Sumatra Mulai Diterapkan, OJK Perkuat UMKM dan Keuangan Syariah
OJK mulai menerapkan relaksasi kredit bagi debitur terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar sesuai POJK 19/2022.
Baca selengkapnya →
Aktivitas Kripto RI Meningkat, Transaksi 2025 Capai Rp482 Triliun
Aktivitas kripto RI meningkat, total transaksi sepanjang 2025 mencapai Rp482 triliun meski Desember sempat turun.
Baca selengkapnya →
Investor Pasar Modal RI Capai 20,36 Juta SID pada Desember 2025
Jumlah investor pasar modal Indonesia melonjak signifikan sepanjang 2025, didorong peran aktif investor ritel yang meningkatkan likuiditas dan kepercayaan pasar.
Baca selengkapnya →
Bos OJK Beberkan Kondisi Ekonomi Global Pada Awal Tahun 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ekonomi global awal 2026 membaik secara moderat, meski pertumbuhan masih melambat dan diwarnai risiko fiskal serta geopolitik.
Baca selengkapnya →
OJK Sebut Pasar Modal RI Catat Kinerja Solid Sepanjang Tahun 2025
Pasar modal RI menutup 2025 solid, IHSG capai rekor, likuiditas tinggi, investor ritel kuasai 50% transaksi, AUM dan NAB reksa dana naik, investor total 20,36 juta
Baca selengkapnya →
OJK Soroti Kinerja Saham Blue Chip yang Kalah Jauh dari IHSG
IHSG naik 22% di 2025, tapi LQ45 hanya tumbuh 2,41%. Kapitalisasi pasar ke PDB naik 72%, investor ritel dominan 50%, OJK dorong literasi dan perlindungan investor.
Baca selengkapnya →
Transaksi Investor Ritel Melonjak, OJK: Waspada Aksi Goreng Saham
Transaksi investor ritel naik tajam 38% ke 50% di 2025. OJK ingatkan risiko goreng saham, dorong perlindungan, literasi, dan ekosistem pasar modal sehat.
Baca selengkapnya →
Songsong 2026, OJK Siapkan Jurus Perkuat Pasar Modal Agar Lebih Kredibel dan Inklusif
OJK siapkan langkah strategis 2026 untuk memperkuat pasar modal, tingkatkan kualitas emiten, perluas investor, jaga transparansi, dan pastikan stabilitas ekonomi nasional.
Baca selengkapnya →
OJK Naikkan Status Pengawasan DSI, Bagaimana Nasib Dana Para Lender?
OJK kembali memanggil perwakilan lender Dana Syariah Indonesia (DSI) untuk membahas perkembangan pengembalian dana yang hingga kini belum tuntas.
Baca selengkapnya →
Dalam Dua Tahun, Nilai Transaksi Bursa Karbon Indonesia Tembus 80,75 Miliar
Nilai transaksi Bursa Karbon Indonesia tembus Rp80,75 miliar dalam dua tahun, menunjukkan pertumbuhan perdagangan karbon yang pesat.
Baca selengkapnya →
OJK Sikat Saham Gorengan, Ratusan Kasus Manipulasi Terungkap
OJK mencatat 155 kasus saham bermasalah sepanjang 2025, 116 di antaranya terindikasi manipulasi. Total denda Rp123,3 miliar dijatuhkan demi melindungi investor dan menjaga integrit...
Baca selengkapnya →
Soal Demutualisasi, Begini Respons OJK
OJK menanggapi demutualisasi BEI, menekankan transparansi, tata kelola sehat, dan peningkatan daya saing pasar modal Indonesia.
Baca selengkapnya →
