Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan Indonesia, dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pinjaman online, hingga aset kripto yang beralih ke pengawasannya sejak 2025. Sejak Maret 2026 OJK dipimpin Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi.
OJK berwenang mencabut izin bank dan perusahaan pembiayaan, mengenakan sanksi pada emiten, memblokir pinjol dan investasi ilegal lewat Satgas Pasti, serta menerbitkan aturan yang mengubah cara bank dan platform keuangan melayani nasabah.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang OJK, dari regulasi baru, pencabutan izin, penanganan kasus industri keuangan, data kredit dan pinjol, hingga peringatan investasi ilegal. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
OJK: Sektor Jasa Keuangan RI Stabil di Tengah Tekanan Global
OJK menyatakan sektor jasa keuangan nasional tetap stabil per Juli 2026, meski sejumlah indikator domestik mulai melambat dan risiko geopolitik global belum sepenuhnya reda.
Baca selengkapnya →
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp103 Triliun
OJK laporkan total utang pinjol masyarakat Indonesia sentuh Rp103,73 triliun per Mei 2026, naik 25,60% tahunan. Hanya dalam sebulan, utangnya bertambah Rp1,66 triliun.
Baca selengkapnya →
Niramas Utama (JELI) Debut di BEI, Harga IPO Rp900 per Saham
PT Niramas Utama (JELI) resmi melantai di Papan Pengembangan BEI dengan harga IPO Rp900 per saham. Dana IPO difokuskan untuk membangun fasilitas produksi gummy candy di Pasuruan.
Baca selengkapnya →
BPKP Dorong Pengawasan Terintegrasi Kredit Program Pemerintah
BPKP dan OJK dorong sinergi pengawasan lintas sektor untuk seluruh kredit program pemerintah, tak hanya KUR, demi hasil yang lebih akuntabel dan tepat sasaran.
Baca selengkapnya →
BEI Usulkan Aturan Baru Auto Rejection Saham FCA
BEI mengusulkan batas auto rejection baru yang lebih rinci untuk saham FCA di Papan Pemantauan Khusus, sesuai rentang harga. Semua masih tahap konsultasi.
Baca selengkapnya →
DPR Tetapkan Kusfiardi sebagai Anggota Baru BS OJK
DPR RI resmi menetapkan Kusfiardi sebagai anggota baru BS OJK, menggantikan Hermawan Bekti Sasongko yang mengundurkan diri sejak April 2026.
Baca selengkapnya →
OJK Respons Serius Peringatan MSCI soal Risiko Frontier Market
OJK menegaskan sejumlah reformasi telah dijalankan menyusul peringatan MSCI soal risiko penurunan status pasar modal Indonesia menjadi frontier markets.
Baca selengkapnya →
OJK Bongkar 5 Modus Penipuan Online Lewat Drama China
OJK memperingatkan modus penipuan digital terbaru yang menyasar penonton drama China, mulai dari tugas nonton berhadiah hingga investasi kripto bodong.
Baca selengkapnya →
OJK Terbitkan Aturan Baru, Financial Influencer Bisa Didenda Rp15 Miliar
OJK resmi berlakukan POJK Nomor 6 Tahun 2026 yang mengatur perilaku financial influencer, termasuk larangan menjanjikan kepastian keuntungan dan denda hingga Rp15 miliar.
Baca selengkapnya →
MSCI Tetapkan Indonesia Tetap di Emerging Market, OJK Percepat Reformasi Pasar Modal
MSCI kembali menempatkan Indonesia di Emerging Market. OJK menyebut hasil ini jadi momentum percepatan reformasi pasar modal.
Baca selengkapnya →
RANS Entertainment Siap IPO, Incar Rp429 Miliar di BEI
PT Rans Entertainment Indonesia Tbk bersiap melantai di BEI dengan melepas 20,02% saham. Target dana IPO mencapai Rp429,25 miliar untuk ekspansi konser hingga bisnis AI.
Baca selengkapnya →
Demutualisasi BEI Dapat Pijakan Hukum Lewat UU P2SK
Proses demutualisasi BEI kini punya landasan hukum lewat UU P2SK yang disahkan 4 Juni 2026, setelah OJK mengonfirmasi pembahasannya di Komisi XI DPR.
Baca selengkapnya →
