iklan periskop
Teknologi

Harga iPhone Naik di Indonesia Maret 2026: Update Harga dan Penyebabnya

Harga iPhone di Indonesia naik hingga Rp1,5 juta pada Maret 2026. Simak update terbaru, penyebab kenaikan, dan kapan mulai berlaku.

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Bocoran iPhone 18 Pro Max: Tampil Lebih Modern dan Peningkatan Daya Tahan Baterai
Ilustrasi prediksi desain iPhone 18 Pro Max. AI Generated Image
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Kabar mengenai kenaikan harga iPhone kembali ramai dibicarakan di Indonesia pada Maret 2026. Produk dari Apple ini memang dikenal memiliki harga premium, namun lonjakan terbaru cukup mengejutkan karena terjadi dalam waktu singkat dan menjelang momentum Lebaran.

Update Kenaikan Harga iPhone di Indonesia

Berdasarkan pantauan pasar per 23–24 Maret 2026, sejumlah model iPhone mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Seri seperti iPhone 14, 15, hingga 16 tercatat mengalami penyesuaian harga di berbagai distributor resmi. Kenaikan ini bahkan mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta pada beberapa varian. 

Sebagai contoh, iPhone 15 varian 128 GB kini dijual sekitar Rp12,7 juta, naik sekitar Rp1,5 juta dari harga sebelumnya. Sementara itu, iPhone 16 juga mengalami kenaikan sekitar Rp1 juta pada varian dasar. 

Fenomena ini terjadi hampir serentak di berbagai kanal penjualan resmi, menandakan bahwa kenaikan harga bukan sekadar promo atau perubahan lokal, melainkan penyesuaian pasar secara luas.

Mulai Kapan Harga iPhone Naik?

Kenaikan harga iPhone di Indonesia mulai terlihat sekitar 22–23 Maret 2026, bertepatan dengan periode menjelang dan setelah Lebaran. 

Momentum Lebaran sendiri dikenal sebagai periode peningkatan konsumsi masyarakat, terutama karena adanya Tunjangan Hari Raya (THR). Lonjakan permintaan gadget, termasuk iPhone, diduga menjadi salah satu pemicu kenaikan harga di pasar.

Penyebab Harga iPhone Naik

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan harga iPhone mengalami kenaikan di Indonesia:

1. Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Karena iPhone merupakan produk impor, harga sangat dipengaruhi oleh kurs rupiah terhadap dolar AS. Pelemahan rupiah membuat harga jual otomatis meningkat. 

2. Kenaikan Harga Komponen Global

Biaya komponen seperti memori (RAM) dan chipset mengalami kenaikan di pasar global. Hal ini berdampak langsung pada biaya produksi perangkat. 

3. Tingginya Permintaan Pasar

Permintaan iPhone meningkat tajam saat momen Lebaran, terutama dari konsumen yang memanfaatkan THR untuk membeli gadget baru. Lonjakan permintaan ini turut mendorong harga naik. 

4. Faktor Distribusi dan Stok

Kelangkaan stok di beberapa model juga dapat memicu kenaikan harga. Distributor menyesuaikan harga berdasarkan ketersediaan barang di pasar.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai iPhone, iPhone 17 Pro, iphone 17 indonesia, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone 18 Pro dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.