periskop.id - Layanan versi web dari platform WhatsApp dan Instagram dilaporkan mengalami gangguan akses atau down secara mendadak. Pemadaman sistem ini terjadi berbarengan dengan kelumpuhan total pada seluruh ekosistem digital Facebook.

​Melansir laporan The Independent, tumbangnya deretan situs jejaring sosial tersebut pertama kali terdeteksi dari pantauan platform Downdetector. Ribuan warganet mengeluhkan kegagalan akses menyeluruh saat menggunakan peramban desktop atau komputer.

Advertisement

​Downdetector mencatat grafik pelaporan eror ini terus merangkak naik secara signifikan dalam waktu singkat. Mayoritas pengguna mengeluhkan layar peramban yang terus berputar dan gagal memuat halaman utama layanan milik Meta tersebut.

​Laporan media asal Inggris itu menegaskan aplikasi seluler dari kedua platform sejauh ini masih terbebas dari efek pemadaman. Operasional versi mobile WhatsApp maupun Instagram dipastikan tetap berfungsi normal tanpa hambatan.

​Situasi kondusif di aplikasi seluler tersebut dinilai sangat kontras dengan krisis yang menimpa platform utama Facebook. Layanan raksasa media sosial ini dilaporkan mati total di hampir semua lini operasionalnya.

​Tumbangnya akses Facebook ini dirasakan langsung oleh pengguna aplikasi mobile maupun versi website resminya. Eror berskala masif tersebut juga sukses menonaktifkan fitur obrolan pada aplikasi Messenger.

​Kelumpuhan serentak ini secara otomatis memutus ruang interaksi bagi jutaan warganet di berbagai belahan negara. Pengguna desktop yang terbiasa memakai layanan web kini menjadi pihak paling dirugikan atas kendala koneksi ini.

​Sebagai informasi latar belakang, putusnya layanan secara beruntun ini merupakan imbas langsung dari arsitektur server perusahaan. Seluruh aplikasi di bawah naungan induk Meta memang dirancang untuk saling berbagi infrastruktur secara terpusat.

​Integrasi operasional di belakang layar tersebut membuat stabilitas satu platform sangat bergantung pada kinerja server utama. Pembagian layanan terpadu ini kerap memicu efek domino parah ketika terjadi sebuah kendala teknis.

​Keterkaitan erat antar-aplikasi ini disorot sebagai celah kerentanan utama bagi seluruh ekosistem digital Meta. Masalah pada satu titik infrastruktur dinilai selalu rentan memicu kelumpuhan seketika pada lini produk lainnya.