periskop.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan layanan KRL Jabodetabek lintas Cikarang dan Bekasi Timur dapat dibuka kembali untuk melayani penumpang pada siang hari ini, Rabu (29/4). Namun, pembukaan operasional tersebut bergantung sepenuhnya pada izin atau clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak berwenang melakukan investigasi.
“Kemudian berkaitan dengan penyelenggaraan KRL pada hari ini, insyaallah apabila telah diberikan clearance oleh KNKT. Karena KNKT adalah pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan investigasi, apabila sudah ada clearance dari KNKT, siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi,” kata Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).
Saat ini, pihak Kemenhub bersama operator tengah melakukan tahapan persiapan teknis yang mendalam sebelum layanan benar-benar diaktifkan kembali bagi masyarakat umum.
“Sekarang kami dalam tahapan proses persiapan, uji coba, baik uji coba nyata maupun persinyalan dan sebagainya. Untuk memastikan bahwa stasiun ini sudah bisa beroperasi melayani kembali KRL, yang paling utama adalah keselamatan, itu yang paling penting,” ujar Dudy Purwagandhi.
Di lokasi yang sama, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, proses pemulihan jalur di area kecelakaan telah menunjukkan progres signifikan. Jalur hilir dilaporkan mulai dibuka dan dapat dilintasi oleh kereta api jarak jauh sejak Selasa (28/4) dini hari.
“Jalur hilir telah dibuka pukul 01.30 pada Selasa (28/4) dini hari. Sehingga jalur itu sudah bisa dilewati oleh kereta-kereta jarak jauh dari arah timur,” kata Bobby Rasyidin.
Sementara itu, untuk jalur hulu, petugas baru saja merampungkan pembersihan puing-puing sisa kecelakaan agar lintasan benar-benar bebas dari material yang membahayakan.
“Tadi malam pukul 02.00 alhamdulillah jalur hulu sudah bebas dari puing-puing, dan kami bersama KNKT memastikan keselamatan pemakaian jalur ini untuk kereta jarak jauh,” jelas Bobby.
Meski kedua jalur kini sudah dapat digunakan kembali, PT KAI masih memberlakukan aturan khusus demi menjaga aspek keamanan selama masa transisi operasional pasca-evakuasi.
“Kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam di stasiun ini,” ungkap Bobby.
Bobby pun menekankan, seperti arahan Menhub Dudy, KRL Bekasi–Cikarang akan kembali beroperasi siang ini.
“Seperti yang disampaikan oleh Pak Menteri tadi, insyaallah siang nanti kita akan mulai membuka kembali layanan KRL Cikarang Line yang akan beroperasi dengan frekuensi sama seperti sebelumnya,” tegas Bobby.
Tinggalkan Komentar
Komentar