periskop.id - Spring Airlines resmi membuka dua rute penerbangan langsung dari Jakarta menuju China mulai 16 Juni 2026. Maskapai berbiaya rendah asal China itu akan melayani penerbangan ke Guangzhou dan Shenzhen dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Presiden Direktur Continental Travel Service Indonesia sekaligus Chairman Yeesem Angkasa Indonesia Teddy Rezadiansyah memastikan seluruh proses perizinan, legalitas, serta kesiapan operasional dan komersial maskapai tersebut sudah tuntas. Pihaknya pun telah ditunjuk secara resmi oleh Spring Airlines sebagai representasi resminya di Indonesia.

Advertisement

"Penunjukan tersebut juga telah memperoleh sertifikasi dan persetujuan dari Kementerian Perhubungan," ujar Teddy dalam keterangannya di Tangerang, Jumat (5/6).

Teddy memaparkan Spring Airlines merupakan salah satu maskapai low-cost carrier terkemuka di China yang mengedepankan tarif kompetitif. Kehadirannya dinilai akan memperlancar mobilitas penumpang di antara kedua negara.

Ia pun mengaku optimistis pasar Indonesia bakal merespons positif kehadiran maskapai ini. Apabila permintaan terus bertumbuh, frekuensi penerbangan berpotensi ditingkatkan hingga setiap hari.

"Jika pasar bisa menyambut dengan baik, maka kami akan menambah frekuensi penerbangan menjadi daily dan dapat merambah ke kota-kota lain di Indonesia menuju China maupun sebaliknya," katanya.

Kepala Kantor Perwakilan Spring Airlines di Indonesia Pritanto Ade Saputro merinci dua rute yang beroperasi pada tahap awal, yakni Jakarta-Guangzhou (CGK-CAN) pukul 21.10 WIB dan Jakarta-Shenzhen (CGK-SZX) pukul 19.20 WIB. Keduanya menggunakan pesawat Airbus A320.

Rute Jakarta-Guangzhou dijadwalkan beroperasi tiga kali per pekan, setiap Selasa, Jumat, dan Minggu. Sementara jalur menuju Shenzhen tersedia dua kali dalam seminggu, yaitu setiap Rabu dan Sabtu.

Pembukaan rute ini menjadi bagian dari tren penguatan konektivitas udara antara Indonesia dan China. Sebelumnya, sejumlah maskapai juga telah memperluas jangkauan ke berbagai kota di kedua negara, termasuk rute dari Wuhan yang belum lama ini diluncurkan menuju Jakarta.

"Pembukaan rute baru ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan China, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, bisnis, dan perdagangan kedua negara," pungkas Pritanto.