periskop.id - Nama Mohan Hazian mendadak viral diperbincangkan di linimasa media sosial X. Pendiri brand lokal streetwear Thanksinsomnia ini, namanya nangkring paling atas di trending topic X. Namun, kemunculan namanya bukan dipicu oleh peluncuran produk terbaru, melainkan oleh isu dugaan kasus pelecehan yang menyeret dirinya.
Isu ini mencuat setelah sebuah utas diunggah oleh akun X @aarummanis. Saa, nama pemilik akun tersebut, membagikan pengalamannya terkait perlakuan tidak menyenangkan yang ia terima dari seseorang berinisial M. Meski tidak menyebutkan secara eksplisit identitas pelaku pelecehan seksual tersebut, sejumlah warganet menduga sosok M merujuk pada Mohan Hazian, berdasarkan berbagai bukti yang ada.
Seiring merebaknya isu tersebut, rasa penasaran warganet terhadap sosok Mohan sebagai pemilik brand streetwear itu pun semakin meningkat.
Profil Mohan Hazian
Mohan Hazian dikenal sebagai pengusaha di bidang kreatif yang juga berkiprah sebagai penulis dan kreator konten. Ia lahir di Lampung pada 4 Februari 1990 dan mulai dikenal luas di industri fesyen berkat keberhasilannya mendirikan brand streetwear lokal, Thanksinsomnia.
Sebelum meraih kesuksesan, Mohan menjalani berbagai pekerjaan serabutan. Ia merantau ke Jakarta sejak usia remaja tanpa latar belakang pendidikan tinggi. Dalam perjalanan awal kariernya, ia pernah bekerja sebagai karyawan restoran, penjaga toko pakaian, hingga sales rokok. Perjalanan hidup tersebut kerap dipandang sebagai kisah perjuangan merintis kesuksesan dari nol.
Dari pengalaman hidup itulah, Mohan banyak mempelajari dunia bisnis. Keberanian untuk membangun usaha sendiri pun membawanya mendirikan Thanksinsomnia pada tahun 2011 yang berfokus pada produk kaus berdesain minimalis dengan target pasar anak muda.
Berdasarkan unggahan di akun Instagram pribadinya, Mohan diketahui telah berkeluarga dan memiliki satu orang anak.
Perjalanan Kariernya
Mohan mulai merintis Thanksinsomnia pada tahun 2012. Pada awal merintis, produk yang ditawarkan belum berupa pakaian lengkap, melainkan masih terbatas pada aksesori bergaya streetwear, seperti tas dan berbagai pernak-pernik. Seiring perkembangan usaha, lini bisnisnya pun meluas ke produk apparel, seperti kaus, hoodie, jaket, topi, hingga beragam merchandise.
Nama Thanksinsomnia semakin dikenal publik setelah berpartisipasi dalam ajang Jack Cloud pada tahun 2015. Selain itu, brand ini juga pernah melakukan kolaborasi dengan virtual idol asal Jepang, Kizuna Ai. Sejak saat itu, eksistensi brand Thanksinsomnia terus menanjak dan mendapatkan perhatian luas.
Di luar kiprahnya di industri fesyen, Mohan juga menekuni dunia kepenulisan. Ia menerbitkan sebuah buku berjudul Goresan Seorang Berandal pada tahun 2021 melalui Shira Media Group. Mohan kerap diundang sebagai tamu dalam berbagai forum kreatif untuk berbagi pandangan mengenai strategi pemasaran. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga identitas brand serta keberanian dalam mengambil risiko merupakan kunci penting dalam meraih kesuksesan.
Dugaan Kasus Pelecehan Seksual
Isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan berawal dari sebuah utas yang diunggah oleh akun X @aarummanis. Pemilik akun tersebut, Saa, membagikan pengalamannya terkait dugaan tindakan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Mohan.
Saa menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Mei 2025, saat ia menerima tawaran untuk melakukan pemotretan sebagai model untuk salah satu produk dari brand milik Mohan. Ia menuturkan bahwa dugaan pelecehan seksual terjadi setelah sesi pemotretan selesai.
Menurut pengakuannya, ia diajak oleh sosok berinisial M untuk makan siang bersama, kemudian diminta kembali masuk ke dalam studio. Pada momen tersebut, ia mengaku mengalami tindakan pelecehan seksual. Saa menyebutkan bahwa dirinya sempat melakukan penolakan, tapi tidak digubris oleh pelaku.
Klarifikasi Mohan Hazian
Setelah isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, Mohan sempat menyampaikan permintaan maaf. Ia membantah seluruh tuduhan yang selama ini dilancarkan kepadanya dan menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak pernah ia lakukan. Menurutnya, isu tersebut telah memberikan dampak signifikan, tidak hanya terhadap bisnis yang ia jalani, tetapi juga terhadap kehidupan keluarganya. Meski sebenarnya, kenyataan yang beredar di media sosial berkata sebaliknya.
Dampak lanjutan dari mencuatnya isu tersebut terlihat ketika Penerbit Shira Media memutus hubungan kerja sama dalam aktivitas komersial yang berkaitan dengan buku karya Mohan Hazian. Selain itu, Mohan juga dilaporkan dinonaktifkan dari brand Thanksinsomnia.
Tinggalkan Komentar
Komentar