periskop.id - Letjen TNI Robi Herbawan resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari rotasi strategis di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat organisasi intelijen pertahanan negara.

Sosok Robi Herbawan bukan nama baru di lingkungan militer dan intelijen. Perwira tinggi TNI ini dikenal memiliki pengalaman panjang di Kopassus hingga dunia intelijen strategis pertahanan.

Menariknya, Letjen Robi Herbawan juga pernah menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Danjen Kopassus pada era 1990-an. Rekam jejak tersebut membuat namanya kembali ramai dibicarakan publik usai dipercaya mengisi posisi penting di BAIS TNI.

Penunjukan Letjen Robi Herbawan sebagai Kabais TNI juga memunculkan rasa penasaran masyarakat mengenai profil, perjalanan karier, hingga kiprahnya di dunia intelijen pertahanan Indonesia.

Profil Letjen Robi Herbawan

Letjen Robi Herbawan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994.

Sejak awal karier militernya, ia dikenal dekat dengan satuan elite TNI AD, khususnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Robi Herbawan menghabiskan sekitar 12 tahun berdinas di Satgultor 81 Kopassus, unit antiteror elite milik TNI Angkatan Darat.

Pengalaman panjang di satuan khusus tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kemampuan intelijen, operasi strategis, hingga pengamanan nasional.

Pernah Jadi Ajudan Prabowo Subianto

Salah satu bagian paling menarik dari rekam jejak Letjen Robi Herbawan adalah saat dirinya menjadi ajudan Prabowo Subianto.

Ia mendampingi Prabowo pada periode 1995 hingga 1998 ketika Prabowo masih menjabat sebagai Danjen Kopassus.

Pengalaman tersebut membuat Robi Herbawan dikenal sebagai sosok yang dekat dengan lingkungan strategis pertahanan nasional sejak awal kariernya.

Selain itu, pengalamannya mendampingi tokoh militer besar juga dinilai ikut membentuk kemampuan kepemimpinan dan komunikasi strategisnya.

Karier Intelijen dan Rekam Jejak Strategis

Setelah menjalani pendidikan di Seskoad, karier Robi Herbawan mulai banyak berkembang di bidang intelijen strategis.

Ia sempat menduduki sejumlah posisi penting yang berkaitan dengan pertahanan dan intelijen negara.

1. Satgultor 81 Kopassus

Robi Herbawan menghabiskan waktu cukup lama di satuan antiteror elite Kopassus. Pengalaman ini membuatnya memiliki kemampuan operasi khusus dan intelijen lapangan.

2. Dansatgas BAIS TNI di Aceh

Pada periode 2016 hingga 2018, Robi Herbawan dipercaya menjadi Dansatgas BAIS TNI di Aceh.

Dalam posisi tersebut, ia menjalankan fungsi intelijen wilayah dan penguatan operasi strategis pertahanan.

3. Kapusinfostrahan Bainstrahan Kemhan

Robi juga pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Informasi Strategi Pertahanan di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Posisi ini berkaitan erat dengan pengelolaan informasi strategis pertahanan nasional.

4. Kabainfokomhan Kemhan RI

Pada periode 2024 hingga 2026, Robi Herbawan dipercaya menjadi Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan Kemhan RI.

Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI merupakan lembaga intelijen militer yang memiliki peran penting dalam mendukung sistem pertahanan negara.

BAIS bertugas melakukan pengumpulan informasi strategis, analisis intelijen, deteksi ancaman, hingga mendukung operasi militer dan keamanan nasional.

Karena memiliki fungsi yang sangat penting, posisi Kepala BAIS TNI biasanya diisi oleh perwira tinggi dengan pengalaman intelijen dan operasi strategis yang kuat.

Resmi Jadi Kepala BAIS TNI

Penunjukan Letjen Robi Herbawan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) merupakan rotasi jabatan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI). 

Informasi mengenai penunjukan Letjen TNI Robi Herbawan sebagai Kepala BAIS TNI dibenarkan langsung oleh Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

"Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico, demikian dilansir antaranews.

Sebelumnya, Robi Herbawan menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI.

Ia menggantikan Letjen Yudi Abrimantyo dalam posisi strategis tersebut.

Penunjukan ini merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas intelijen strategis pertahanan negara.