Periskop.id - Narendra Modi, Perdana Menteri India yang menjabat sejak 2014, tengah berada di Indonesia untuk kunjungan kenegaraan pada 6-8 Juli 2026. Kedatangannya disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan resmi di Istana.
Agenda Modi di Indonesia terbagi dua: kunjungan di Jakarta pada 6-7 Juli, dilanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan, Yogyakarta pada 8 Juli 2026 sebagai penutup lawatannya.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut kunjungan ini sebagai momentum strategis. "Intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan dan ini merupakan satu langkah dalam rangka mempererat persaudaraan dan persahabatan antara Indonesia dan India," ujarnya pada Senin (6/7/2026).
Latar Belakang dan Pendidikan Narendra Modi
Modi lahir pada 17 September 1950 di Vadnagar, sebuah kota kecil di Gujarat utara, India. Ia tumbuh dari latar belakang yang sederhana sebelum meniti karier panjang di dunia politik.
Secara akademis, Modi menyelesaikan gelar sarjana ilmu politik dari Universitas Delhi, kemudian melanjutkan studi pascasarjana di bidang yang sama di Universitas Gujarat, Ahmedabad.
Perjalanan organisasinya dimulai pada awal 1970-an ketika ia bergabung dengan Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), sebuah organisasi sosial keagamaan di India. Di sana, ia turut mendirikan unit sayap mahasiswa RSS bernama Akhil Bharatiya Vidyarthi Parishad di wilayahnya, menurut Britannica.
Karier Politik Modi dari BJP hingga Kepala Menteri Gujarat
Pada 1987, Modi resmi bergabung dengan Partai Bharatiya Janata (BJP). Setahun berselang, ia dipercaya menjabat sekretaris jenderal cabang Gujarat dari partai tersebut.
Perannya terus meluas. Pada pemilihan legislatif 1995, Modi menjadi satu-satunya anggota BJP yang turut serta dalam koalisi pemerintahan, sebuah pencapaian yang memperkuat posisinya di internal partai.
Karier eksekutifnya dimulai ketika ia dilantik sebagai Kepala Menteri Gujarat pada 2001. Selama memimpin provinsi tersebut, Modi membangun reputasi sebagai administrator yang andal, dan pertumbuhan ekonomi Gujarat di bawah kepemimpinannya kerap menjadi sorotan positif.
Narendra Modi sebagai Perdana Menteri India Tiga Periode
Rekam jejak Modi di Gujarat membuka jalan menuju kursi tertinggi. Pada 2014, ia terpilih sebagai Perdana Menteri India untuk pertama kalinya, dan berhasil mempertahankan posisinya hingga periode ketiga pada 2024.
Pada kampanye periode ketiganya, Modi menitikberatkan perpaduan antara pembangunan ekonomi, keamanan nasional, dan program kesejahteraan sosial. Situs resmi pemerintah India, pmindia.gov, menyebut periode ini mencerminkan kepercayaan jutaan warga India terhadap kepemimpinannya menuju kemakmuran dan stabilitas.
Di bawah kepemimpinannya, berbagai sektor mengalami transformasi, mulai dari transportasi dan pertanian hingga program pengentasan kemiskinan. Modi juga dikenal mengutamakan pemerintahan yang inklusif, berorientasi pembangunan, dan bebas korupsi.
Sisi Lain Modi: Lingkungan, Teknologi, dan Menulis
Modi dikenal aktif menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Atas kontribusinya dalam pelestarian lingkungan, ia mendapatkan penghargaan Champions of the Earth Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam hal teknologi, Modi disebut sebagai pemimpin India yang paling melek digital. Ia aktif di berbagai platform media sosial, termasuk YouTube, Facebook, X, dan Instagram.
Di luar urusan kenegaraan, Modi juga dikenal sebagai penulis. Ia telah menghasilkan sejumlah buku, termasuk karya dalam bentuk puisi. Kunjungannya ke Indonesia membawa sosok pemimpin dengan rekam jejak panjang yang kini hadir untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Tinggalkan Komentar
Komentar