Periskop.id - Kondisi pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (27/4) masih diwarnai oleh tekanan jual yang cukup signifikan. 

Investor asing terpantau masih agresif melakukan aksi jual bersih (net foreign sell), yang berdampak langsung pada pergerakan harga saham-saham unggulan di sektor perbankan.

Berdasarkan data perdagangan hari ini, tercatat aksi jual bersih asing mencapai angka yang fantastis, yakni sebesar US$118,4 juta atau setara dengan Rp2,04 triliun. 

Tekanan ini menambah panjang daftar keluarannya modal asing dari pasar domestik. Jika ditarik secara year-to-date (YTD) atau sejak awal tahun, total nilai jual bersih asing di bursa saham Indonesia telah menembus US$2,6 miliar atau mencapai Rp44,85 triliun.

Perbankan Jadi Sasaran Utama Aksi Jual Bersih

Jika menilik rincian per emiten, sektor perbankan menjadi area yang paling terdampak oleh aksi lepas saham dari investor mancanegara. 

Tiga peringkat teratas dengan nilai jual bersih asing tertinggi ditempati oleh bank raksasa yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

Berikut adalah rincian performa ketiga saham tersebut pada penutupan perdagangan hari ini:

1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)

Emiten dengan kode saham BBCA mencatatkan nilai jual bersih asing sebesar Rp896,04 miliar. Pada penutupan pasar, harga BBCA bertengger di angka Rp5.975 per lembar saham, atau mengalami penurunan sebesar 1,24% dari harga pembukaan. 

Sepanjang perdagangan hari ini, BBCA bergerak di rentang Rp5.950 hingga Rp6.050. Angka penutupan ini menunjukkan kemerosotan yang cukup tajam sebesar 26,01% jika dihitung secara YTD.

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)

Menyusul di posisi kedua, BMRI mencatatkan net foreign sell sebesar Rp678,51 miliar. Harga saham bank berplat merah ini ditutup melemah 2,22% ke level Rp4.400 per lembar saham. 

Pergerakan harga BMRI hari ini berada di kisaran Rp4.360 hingga Rp4.510. Secara YTD, performa harga saham BMRI tercatat merosot sebesar 13,73%.

3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)

Di posisi ketiga, saham BBRI mencatatkan aksi jual bersih asing senilai Rp200,25 miliar. Harga saham BBRI ditutup di level Rp3.050 per lembar, turun 0,65% dari harga pembukaan pagi tadi. 

Saham ini bergerak di rentang harga Rp3.050 hingga Rp3.100 sepanjang hari. Dengan angka penutupan tersebut, secara YTD harga saham BBRI telah mengalami penurunan sebesar 16,67%.