periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali menyentuh zona 6.000-an pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Jumat (12/6). Indeks saham acuan itu menguat 2,68% ke posisi 6.043,55 berdasarkan data RTI Business.

Pergerakan positif sudah terlihat sejak awal sesi dibuka. IHSG berangkat dari level 5.960,41 dan terus merayap naik hingga berhasil melampaui ambang psikologis 6.000 sepanjang sesi pertama.

Advertisement

Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 21,56 miliar saham dengan total nilai Rp11,84 triliun, sementara frekuensi perdagangan menyentuh 1.364.802 kali hingga akhir sesi I.

Papan utama LQ45 turut mencatatkan penguatan lebih tajam dari IHSG. Indeks ini melonjak 3,21% ke level 605.658 pada akhir sesi pertama.

Dari sisi market breadth, penguatan tergolong luas. Sebanyak 610 saham berhasil naik, sementara 101 saham terkoreksi dan 100 lainnya stagnan di posisi masing-masing.

Sejumlah saham dalam indeks LQ45 mencatatkan lonjakan yang cukup tajam. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi salah satu top gainer dengan melonjak 13,58% ke harga Rp4.850 per saham.

Di belakang INCO, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) ikut terkerek 10,58% ke Rp1.620 per saham. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga naik 9,80% ke posisi Rp3.360 per saham.

Ketiga saham tersebut semuanya berasal dari sektor pertambangan, yang menjadi salah satu pendorong utama reli sesi pertama hari ini.

Sektor perbankan pun tak mau ketinggalan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin kelompok ini dengan kenaikan 4,29% ke harga Rp6.075 per saham.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengikuti dengan penguatan 4% ke level Rp3.640 per saham. Dari sekitar 811 saham yang aktif bergerak pada sesi I, lebih dari 75% berhasil ditutup di zona hijau.