iklan periskop
Ekonomi

Purbaya Nilai Panda Bond Lebih Menarik dan Murah Dibanding Dim Sum Bond

Penerbitan Panda Bond dinilai lebih murah dengan kupon sekitar 2,3% dan berpotensi memperkuat diversifikasi sumber pendanaan pemerintah.

3 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Purbaya Nilai Panda Bond Lebih Menarik dan Murah Dibanding Dim Sum Bond
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat media briefing, Jakarta, Senin (11/5). Periskop/Siti Ayu Rachma
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penerbitan obligasi berdenominasi yuan atau Panda Bond dinilai menawarkan biaya pendanaan yang lebih murah dibandingkan instrumen serupa berbasis dolar AS maupun Dim Sum Bond.

‎Purbaya mengatakan tingkat kupon Panda Bond diperkirakan berada di kisaran 2,3% atau sedikit lebih tinggi, sehingga dinilai lebih kompetitif dibandingkan biaya penerbitan surat utang dalam denominasi dolar AS.

‎"Lebih murah. Waktu kemarin kita terbitkan Dim Sum Bond, di China sekitar 2,3%. Mungkin nanti sedikit lebih tinggi, tapi tetap lebih murah dibandingkan dolar AS," ujar Purbaya kepada media di Jakarta, Senin (11/5).

‎Selain menawarkan biaya yang lebih rendah, penerbitan Panda Bond juga dinilai penting untuk memperluas diversifikasi sumber pendanaan pemerintah.

‎"Kedua, untuk diversifikasi. Jadi kita punya sumber pendanaan yang lebih kuat," tambahnya.

‎Purbaya menyebut rencana penjajakan ke pasar China kemungkinan akan dilakukan pada Juni mendatang, baik oleh dirinya maupun Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang akrab disapa Minto.

‎Ia menegaskan pemerintah terbuka untuk meningkatkan porsi penerbitan obligasi di pasar China apabila minat investor tinggi dan biaya pendanaannya lebih efisien. Namun hingga saat ini, pemerintah masih belum menetapkan target penerbitan secara spesifik.

‎"Mungkin bulan depan, Juni, kami ke sana, atau Pak Minto saja. Saya bilang ke Pak Minto, kalau peminatnya banyak, tingkatkan saja di situ. Kalau bunganya lebih rendah, tentu lebih hemat," tuturnya.


 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Panda Bonds, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.