periskop.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan realidasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga 30 April 2026 tercatat tumbuh 11,6% dengan memperhitungkan dividen BUMN (KND). Realisasi PNBP mencapai Rp171,3 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp153,5 triliun.
"PNBP juga lumayan tumbuhnya itu 11 persen. Dan itu angkanya besar, Rp171,3 triliun," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Selasa (19/5).
Purbaya menjelaskan kinerja PNBP terutama ditopang oleh pendapatan sumber daya alam (SDA) yang tumbuh 3,9% yoy akibat kenaikan harga mineral seperti nikel, tembaga, emas, perak, dan aluminium.
Selain itu, PNBP kementerian/lembaga tumbuh 49,2% yoy didorong kontribusi pendapatan jasa komunikasi dan informasi serta penerimaan denda administrasi di bidang kehutanan.
Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) juga meningkat 26,6% yoy, antara lain berasal dari kenaikan pendapatan layanan kesehatan pada Kementerian Kesehatan serta tarif pungutan ekspor CPO sawit.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar