periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi pajak telah mencapai 27,4% dari target APBN 2026 dengan total realisasi neto sebesar Rp646,3 triliun, tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp557,1 triliun.
"(Pertumbuhan) pajaknya 16%," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Jakarta, Selasa (19/5).
Purbaya menjelaskan pertumbuhan penerimaan ditopang oleh mayoritas jenis pajak utama yang mencatatkan kenaikan positif. PPh Badan dan deposit PPh Badan terealisasi Rp135,2 triliun atau tumbuh 5,1%.
Sementara itu, untuk PPh Orang Pribadi dan PPh 21 mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 25,1% menjadi Rp101,1 triliun.
Di sisi lain, PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 mencapai Rp109,1 triliun atau naik 9,8%. Kinerja paling tinggi berasal dari PPN dan PPnBM yang melonjak 40,2% menjadi Rp221,2 triliun, mencerminkan konsumsi masyarakat dan aktivitas ekonomi yang tetap terjaga.
Lebih jauh, pemerintah menilai tren positif penerimaan pajak ini didorong oleh pertumbuhan aktivitas ekonomi yang tetap kuat serta implementasi Coretax yang semakin membaik. Mayoritas jenis pajak utama yang tumbuh solid juga menggambarkan tingkat penghasilan dan konsumsi masyarakat yang masih terjaga.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar