iklan periskop
Ekonomi

Prabowo Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Presiden Prabowo mengajukan nama tunggal ke DPR untuk mengisi kursi Gubernur BI yang kosong sejak Perry Warjiyo mundur akhir Juli 2026.

6 jam yang lalu · 2 mnt baca
Prabowo Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti saat konferensi pers penyampaian hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal III 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pengajuan ini muncul setelah kursi Gubernur BI kosong sejak akhir Juli 2026.

Destry saat ini menjabat Pejabat Sementara Gubernur BI. Posisi itu diembannya sejak Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.

Kepastian nama Destry sebagai calon tunggal disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pernyataan resmi, Senin (10/8), seperti dikutip Reuters.

Nama Destry bukan wajah baru di lingkaran otoritas moneter. Ia telah menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 dan mengemban posisi tersebut untuk dua periode berturut-turut.

Penetapan periode pertama Destry sebagai Deputi Gubernur Senior tertuang dalam Keputusan Presiden RI No.74/P Tahun 2019 tanggal 29 Juli 2019, untuk masa jabatan 2019-2024. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.

Masa jabatannya kemudian diperpanjang lewat Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024, untuk periode 2024-2029. Sumpah jabatan kedua diucapkan pada 7 Agustus 2024.

Sebelum masuk ke BI, karier Destry dimulai sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003. Ia juga sempat menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Destry lalu menjabat Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011, sebelum pindah menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pada periode yang berdekatan, ia juga memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015.

Jejak kariernya di sektor pengawasan keuangan tercatat lewat posisinya sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019, sebelum akhirnya masuk ke jajaran pimpinan BI.

Rekam jejak panjang Destry di bidang ekonomi dan perbankan tersebut menjadi latar belakang pengajuannya sebagai calon tunggal Gubernur BI. Keputusan final atas pengajuan ini kini berada di tangan DPR.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Destry Damayanti, Prabowo Subianto, Bank Indonesia (BI), Prasetyo Hadi, dan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.