periskop.id - Manajemen SPBU VIVO mengumumkan penyesuaian harga jual bahan bakar minyak (BBM) per 1 Mei dengan lonjakan drastis pada produk Diesel Primus.

"Update Harga BBM Terbaru! Saatnya isi bahan bakar dengan pilihan yang lebih smart dan berkualitas di SPBU VIVO," tulis keterangan resmi perusahaan melalui akun Instagram @spbuvivo, Jakarta, Jumat (1/5).

Perusahaan mematok harga BBM jenis Diesel Primus meroket hingga menembus angka Rp30.890 per liter.

Banderol terbaru produk solar ini disebut melonjak sangat tajam dibandingkan harga pada periode sebelumnya.

Data mencatat harga Diesel Primus pada bulan lalu masih berada di level Rp14.610 per liter.

Konsumen, menurut rincian tersebut, kini harus menanggung selisih lonjakan harga sebesar Rp16.280 untuk setiap liter Diesel Primus.

Harga jual produk bensin Revvo 92, di sisi lain, dipastikan tidak mengalami perubahan.

VIVO menetapkan harga Revvo 92 tetap stabil bertengger di angka Rp12.390 per liter.

Harga jual bahan bakar beroktan 92 ini diterangkan tidak bergeser sama sekali sejak penyesuaian pada bulan sebelumnya.

Pengumuman penyesuaian harga BBM ini langsung memicu beragam respons pelanggan di media sosial, pantau redaksi.

Sejumlah warganet justru mempertanyakan ketersediaan pasokan bahan bakar di berbagai titik stasiun pengisian.

Keluhan ini merujuk pada laporan kekosongan stok berulang yang sering dialami pelanggan di kawasan seperti Bintaro dan Radar Auri.

Pihak VIVO dalam unggahannya tetap menjanjikan pengalaman berkendara maksimal melalui produk bahan bakarnya.

"Karena bahan bakar yang tepat, bikin pengalaman berkendara jadi beda," urai akun tersebut.