periskop.id - SPBU BP turut menaikkan harga BBM menyusul keputusan Pertamina yang lebih dulu menyesuaikan produk nonsubsidi. Dua produk BP mengalami kenaikan cukup besar, sementara satu produk lainnya tidak berubah.

Kenaikan terjadi pada BP 92 dan BP Ultimate. BP 92 naik dari Rp12.390 menjadi Rp16.670 per liter, sedangkan BP Ultimate terkerek dari Rp12.930 menjadi Rp17.240 per liter.

Advertisement

BP Ultimate Diesel tidak ikut disesuaikan. Harganya tetap bertahan di angka Rp25.060 per liter.

Berbeda dengan BP, SPBU Shell belum menunjukkan tanda-tanda penyesuaian harga. Situs resminya masih menampilkan daftar harga yang berlaku sejak 1 Juni 2026.

Kondisi serupa terjadi di SPBU VIVO. Akun Instagram resmi VIVO masih memuat harga per 1 Mei 2026, tanpa ada pengumuman perubahan hingga saat ini.

Dengan bergeraknya BP, SPBU swasta itu menjadi yang pertama menyesuaikan harga setelah Pertamina. Shell dan VIVO sejauh ini masih bertahan pada harga lama masing-masing.

Pertamina sebelumnya resmi menaikkan dua produk nonsubsidi unggulannya. Pertamax RON 92 kini dibanderol Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 (RON 95) dipatok Rp17.000 per liter.

Produk nonsubsidi lain Pertamina juga memiliki harga tersendiri. Pertamax Turbo RON 98 dipatok Rp20.750 per liter, Dexlite CN 51 Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex CN 53 Rp24.800 per liter. Untuk produk bersubsidi, Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Di sisi SPBU swasta yang belum berubah, Shell masih mencantumkan Shell V-Power Diesel di angka Rp24.490 per liter. Harga tersebut belum diperbarui di situs resmi Shell.

VIVO mematok Revvo 92 di Rp12.390 per liter dan Diesel Primus Rp30.890 per liter. Kedua harga itu masih mengacu pada pembaruan terakhir per 1 Mei 2026 yang terpampang di Instagram resmi VIVO.