Ekspor Minyak Iran di Pulau Kharg Lumpuh Total
Windward melaporkan ekspor minyak mentah Iran dari Pulau Kharg berhenti total imbas blokade laut Amerika Serikat yang makin ketat.

Periskop.id - Windward, perusahaan intelijen maritim, menyatakan ekspor minyak mentah Iran dari Pulau Kharg terhenti total. Kondisi ini terjadi di tengah blokade militer Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, dilaporkan Al Jazeera, Senin (10/8/2026).
Windward menjelaskan, ketiga terminal minyak di Pulau Kharg saat ini dalam kondisi kosong tanpa aktivitas pemuatan.
Sebanyak 17 kapal tanker di sekitar pulau tersebut juga tercatat tidak bergerak sama sekali, menurut perusahaan itu.
"Pola ini konsisten dengan penghentian ekspor akibat blokade. Tidak ada pemuatan, tidak ada keberangkatan, dan armada gelap yang tidak bergerak," tulis Windward dalam unggahan di platform X, Senin (10/8).
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan pihaknya kini memprioritaskan tekanan ekonomi terhadap Iran.
Ia menyebutkan, opsi tersebut dipilih ketimbang menyiapkan serangan militer baru ke negara itu.
Hingga 9 Agustus, militer AS tercatat telah mencegat 55 kapal yang diduga terkait dengan Iran.
Selain blokade laut, AS juga menjatuhkan sejumlah sanksi tambahan terhadap sektor energi Iran.
Pulau Kharg yang berada di Teluk Persia selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak mentah Iran.
Terminal-terminal di pulau tersebut biasanya menangani sekitar 90% dari total ekspor minyak mentah negara itu, sehingga terhentinya aktivitas di sana berdampak besar terhadap arus minyak Iran ke pasar global.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Donald Trump, ekspor migas, dan iran dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.