periskop.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai menggelar rangkaian seleksi terbuka untuk menempati posisi enam Jabatan Pimpinan Pratama (JPT) atau setara eselon II. Dari hasil seleksi tersebut, KPK memilih tiga orang kandidat terpilih untuk setiap posisi jabatan, yaitu sebagai Direktur Penyelidikan dan Direktur Penuntutan.
Hasil seleksi tersebut tertuang dalam surat pengumuman nomor B/006/PANSELKPK/12/2025, tertanggal 23 Desember 2025.
"Mempertimbangkan hasil dari seluruh tahapan Seleksi Terbuka JPT Pratama di lingkungan KPK, dengan ini ditetapkan 3 kandidat terbaik untuk setiap jabatan," demikian dikutip dari pengumuman itu, Rabu (24/12).
Keputusan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama di lingkungan KPK bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, pemilihan akan dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
"Nanti kewenangan ada di PPK, pejabat pembina kepegawaian atau Sekretaris Jenderal KPK untuk menentukan satu orang yang terpilih untuk menduduki jabatan pada JPT Pratama tersebut," tutur dia.
Budi juga mengungkapkan, 3 kandidat di 6 posisi tersebut sudah melalui beberapa tahapan seleksi yang dilakukan oleh Pansel pada masing-masing jabatan, termasuk administratif, tes kesehatan, makalah, dan sebagainya.
“Artinya, ini tiga orang yang sudah terpilih di masing-masing jabatan adalah orang-orang terbaik, sehingga nanti tinggal kita akan pilih satu orang yang akan menduduki di masing-masing jabatan tersebut,” ujar dia.
Adapun, enam posisi jabatan yang terdiri dari Direktur Penyelidikan dan Direktur Penuntutan sebagai berikut.
Berikut tiga nama kandidat Direktur Penyelidikan KPK:
Achmad Taufik
Taufik merupakan penyidik pada Kedeputian Penindakan dan Eksekusi KPK. Jabatannya adalah Penyidik Tindak Pidana Korupsi Ahli Madya.
Farhan
Farhan merupakan seorang jaksa yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pengawasan Kejati Sumsel. Dia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Kidul.
Tessa Mahardhika Sugiarto
Tessa banyak dikenal publik saat menjabat sebagai juru bicara KPK. Dia merupakan penyidik KPK yang kini bertugas sebagai Plt Direktur Penyelidikan KPK.
Tessa berlatar belakang seorang anggota Polri. Dia pensiun dini dari Korps Bhayangkara dengan pangkat terakhir komisaris polisi (Kompol).
Berikut tiga nama kandidat Direktur Penuntutan KPK:
Agustinus Herimulyanto
Agustinus Herimulyanto merupakan seorang jaksa. Dia saat ini bertugas sebagai Asisten Tindak Pidana Intelijen Kejati Jawa Barat.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Dumai hingga Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Perpajakan dan Tindak Pidana Pencucian Uang Jampidsus Kejagung.
Wagiyo S
Wagiyo juga merupakan seorang jaksa. Dia saat ini bertugas sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Kajari Manado hingga Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Perpajakan dan Tindak Pidana Pencucian Uang Jampidsus Kejagung.
Budhi Sarumpaet
Kemudian, ada satu calon yang berasal dari internal KPK. Dia adalah Budhi Sarumpaet. Budhi ini menjabat sebagai jaksa utama pratama di KPK.
Sebelumnya dia pernah menjabat sejumlah posisi, seperti jaksa fungsional hingga Spesialis Jaksa Penuntutan Umum Madya di Direktorat Penuntutan KPK. Dia merupakan jaksa senior di KPK.
Tinggalkan Komentar
Komentar