periskop.id – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengungkapkan rasa syukurnya setelah saksi persidangan membenarkan bahwa penggunaan sistem operasi Chrome OS justru menekan biaya pengadaan laptop pendidikan, alih-alih melambungkan harga.

“Alhamdulillah, salah satu saksi menyebut bahwa keputusan memilih Chrome OS yang gratis justru menurunkan harga laptop, bukan malah meningkatkan,” ujar Nadiem usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/1).

Nadiem menekankan fakta persidangan tersebut sekaligus menepis tudingan adanya kebijakan eksklusif yang hanya menguntungkan Chromebook. Sejak awal, kesepakatan regulasi membuka ruang bagi dua sistem operasi secara bersamaan.

Kebijakan pengadaan tidak hanya terpaku pada satu jenis perangkat lunak. Opsi yang tersedia bagi sekolah mencakup penggunaan Chrome OS serta Windows secara berdampingan.

“Hari ini juga terbukti dari keterangan saksi bahwa kebijakan itu bukan eksklusif Chrome, melainkan kombinasi Chrome dan Windows,” tegasnya.

Dalam ruang sidang, Nadiem sempat mengonfrontasi saksi Plt Dirjen PAUD Hamid Muhammad mengenai substansi rapat tanggal 6 Mei. Ia menggali kepastian apakah persetujuan kala itu menyasar merek laptop spesifik atau murni pemilihan sistem operasi.

“Yang dibahas dan diputuskan itu operating system, bukan jenis laptop, bukan spesifikasi lain,” tanya Nadiem kepada saksi untuk memperjelas konteks rapat.

Hamid membenarkan fokus pembahasan rapat utama terletak pada pemilihan sistem operasi antara Chrome OS dan Windows, serta pemetaan sekolah penerima. Saksi juga mengamini fakta bahwa Chrome OS merupakan perangkat lunak tanpa biaya lisensi alias gratis.

Dialog berlanjut pada dampak ekonomi dari keputusan tersebut. Nadiem meminta penegasan saksi mengenai korelasi pemilihan sistem operasi gratis dengan harga akhir perangkat.

“Sekarang saya tanyakan ke Pak Hamid. Keputusan Chrome OS, apakah itu berdampak kepada kemahalan harga laptop? Berdampaknya ke mana Pak, ke atas atau ke bawah?“ cecar Nadiem.

“Ke bawah,” jawab Hamid singkat, menegaskan bahwa harga laptop menjadi lebih terjangkau.

Selain efisiensi anggaran, Nadiem menyoroti keterangan saksi terkait keunggulan teknis Chrome OS. Sistem ini dinilai memiliki fitur kontrol terpusat yang efektif memfilter konten berbahaya bagi pelajar di lingkungan sekolah.

“Dan juga saksi juga menyebut bahwa berbagai banyak benefit daripada penggunaan chrome, yaitu kontrol terpusat, menghindari pornografi, memblokir konten negatif seperti judi online, pornografi,” pungkas Nadiem.