periskop.id - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel kembali melempar teka-teki terkait aliran dana dalam kasus dugaan korupsi yang menyeret namanya. Setelah sebelumnya menyebut inisial "K", kini Noel mengungkapkan bahwa partai politik yang diduga menerima aliran uang haram tersebut memiliki singkatan tiga huruf.
“Partai. Saya kerucutkan ya. Kemarin kan K, sekarang tiga huruf. Untuk sementara itu dulu,” kata Noel di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Senin (9/2).
Saat dikonfirmasi apakah partai tersebut memiliki warna identitas tertentu seperti hijau atau oranye, Noel menolak memberikan jawaban secara jelas. Ia meminta publik untuk terus memantau fakta-fakta yang muncul di persidangan.
"Saya nggak mau kasih warnanya. Ikutin terus aja. Semua kan di fakta persidangan sudah ada tuh keterangan saksi. Bukan saya yang menyampaikan, tapi fakta persidangan, jaksa, lantas saksi-saksi menyampaikan. BAP yang bicara," jelasnya.
Noel juga memberikan isyarat lain dengan meminta publik melihat latar belakang menteri yang menjabat saat itu. Ia menekankan bahwa praktik dugaan korupsi tersebut sudah ada jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Wamenaker pada 2024.
"Praktik itu saksi-saksi menyampaikan dari tahun 2012 dan sebelumnya praktik itu sudah ada. Saya dari 2024, saya baru tahu pejabat ketika ditangkap KPK," ungkap Noel.
Pernyataan terbaru ini merupakan lanjutan dari clue Noel pada akhir Januari lalu. Saat itu, ia telah memberikan dua petunjuk utama, yakni keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) yang bukan berbasis agama dan partai politik yang mengandung unsur huruf "K".
“Ya tadi kan saya udah kasih clue-nya, ya nanti warnanya nanti. Tapi kan sudah ada K-nya kan. Nggak mau saya, nggak mau bilang ada di parlemen atau enggak,” kata Noel di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Senin (26/1).
Diketahui, Noel didakwa menerima gratifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung berupa uang seluruhnya berjumlah Rp3.365.000.000,00 (Rp3,6 miliar) dan barang berupa satu unit sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker. Noel juga didakwa melakukan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi atau lisensi K3 senilai Rp6,52 miliar serta menerima gratifikasi di lingkungan Kemnaker.
Tinggalkan Komentar
Komentar