periskop.id - Pendiri Yayasan Pemuda Hijrah Hanan Attaki membantah keras isu keterlibatan dirinya dalam pusaran kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Ia memastikan ketiadaan peran dirinya dalam ranah pengelolaan operasional maupun aktivitas bisnis perusahaan tersebut.

"Saya tegaskan saya tidak memiliki keterlibatan apapun, baik dalam pengelolaan operasional maupun aktivitas bisnis PT DSI selama ini," ucapnya melalui tayangan video klarifikasi, Kamis (5/3).

Pendakwah ini menegaskan posisinya murni berada di luar struktur organisasi. Ia sama sekali bukan bagian dari jajaran pengambil keputusan di dalam internal perusahaan penyedia dana tersebut.

Isu dugaan keterlibatan ini sempat beredar luas di tengah masyarakat. Klarifikasi ini bertujuan meluruskan kesalahpahaman dan penilaian keliru tentang dirinya beserta Yayasan Pemuda Hijrah.

Empati dan Dukungan Moral untuk Korban DSI

Hanan menyampaikan rasa keprihatinan mendalam kepada seluruh pihak yang terdampak kasus PT DSI. Ia sangat memahami beratnya penderitaan para pemberi dana atau lender akibat musibah kerugian finansial tersebut.

"Saya mendoakan semoga para lenders sekalian mendapatkan kembali haknya seadil-adilnya," tuturnya.

Ia secara pribadi mendukung penuh berjalannya proses hukum penyelesaian kasus secara transparan. Langkah penegakan keadilan ini sangat penting demi mengembalikan hak para korban secara utuh.

Alasan Bungkam dan Tutup Kolom Komentar Medsos

Tokoh agama ini sempat memilih diam dan tidak memberikan klarifikasi langsung sejak awal kasus mencuat. Sikap tenang ini merupakan bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan di tangan aparat.

Keputusan menutup kolom komentar di media sosial juga bukan bermakna mengabaikan keresahan para korban. Langkah pembatasan interaksi publik ini murni bertujuan mencegah timbulnya kegaduhan baru.

"Saya juga menutup kolom komentar di sosmed bukan karena saya tidak memahami keresahan para lender, tetapi untuk menghindari kegaduhan yang tidak diperlukan," jelasnya.

Penutupan komentar ini efektif menangkal kemunculan berbagai opini negatif tak bertanggung jawab. Ia berharap video klarifikasi ini mampu menghentikan peredaran berita simpang siur di tengah masyarakat.

Saat ini, fokus utamanya bersama para santri murni untuk menghadirkan dampak dakwah positif. Yayasan terus berupaya menyediakan fasilitas pendidikan gratis bagi anak muda Indonesia.