periskop.id - Pendiri Yayasan Pemuda Hijrah Hanan Attaki meluruskan isu aliran dana kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Pihaknya memastikan telah melunasi seluruh pinjaman dana pembelian lahan dakwah kepada Taufik Aljufri.
"Dan untuk saat ini kami pun Alhamdulillah sudah melunasi seluruh pinjaman dari Pak Taufik tersebut," ucapnya melalui tayangan video klarifikasi, Kamis (5/3).
Pelunasan utang ini secara otomatis memutus seluruh sisa hubungan yayasan dengan sosok Taufik. Pihak lembaga juga langsung terbebas dari segala bentuk kewajiban finansial lanjutan.
Tokoh agama ini menceritakan awal mula pertemuan dengan Taufik murni berkapasitas urusan pribadi. Interaksi kedua belah pihak ini sama sekali tidak membawa nama entitas bisnis PT DSI.
Hubungan antara dirinya, yayasan, dan Taufik murni sebatas urusan jual beli lahan. Pengurus memproyeksikan tanah tersebut murni untuk kebutuhan dakwah serta pembangunan fasilitas pendidikan gratis.
Taufik kala itu menawarkan bantuan pinjaman dana secara pribadi guna melunasi pembelian aset yayasan. Pihak lembaga sama sekali tidak mengetahui asal usul uang tersebut diduga merupakan milik para lender PT DSI.
Lahan pribadi milik Taufik di sekitar batas kawasan pesantren juga mendapat penegasan khusus. Keberadaan tanah tersebut terkonfirmasi tidak memiliki kaitan kepemilikan maupun ikatan operasional dengan aset yayasan.
Sumber Dana Pembangunan Pemuda Hijrah
Hanan turut menepis isu penggunaan aliran dana bermasalah bagi operasional Yayasan Pemuda Hijrah. Pendanaan lembaga serta pembangunan fasilitas fisik murni berasal dari kantong sumbangan umat.
"Segala kebutuhan operasional Yayasan Pemuda Hijrah selama ini atau juga pembangunan fasilitas di atasnya murni berasal dari dana infak jamaah dan juga saya pribadi," jelasnya.
Biaya pembangunan fasilitas sentral seperti masjid, sekolah, asrama, dan ruang guru bersumber langsung dari donasi jemaah. Uang pendirian bangunan ini bukan berasal dari sokongan dana Taufik ataupun PT DSI.
Saat ini pengurus yayasan terus berfokus memberikan dampak dakwah positif seluas mungkin bagi masyarakat. Lembaga ini tetap berkomitmen memajukan umat dengan menyediakan fasilitas pendidikan gratis bagi anak muda Indonesia.
Tinggalkan Komentar
Komentar