iklan periskop
Hukum

Prabowo Beri Tenggat 3 Bulan untuk TNI dan Polri Bersihkan Internal Bermasalah

Presiden Prabowo Subianto memberi tenggat waktu TNI dan Polri untuk membersihkan oknum bermasalah. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan tegas agar reputasi institusi tidak tercore...

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Prabowo Beri Tenggat 3 Bulan untuk TNI dan Polri Bersihkan Internal Bermasalah
Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto dalam dialog Presiden Prabowo Menjawab, Kamis (19/3/2026). Periskop/Pipit Ramadhani
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu khusus kepada institusi TNI dan Polri untuk melakukan pembersihan internal dari oknum perwira bermasalah. Prabowo menegaskan pentingnya keberanian pimpinan untuk membenahi lembaga agar reputasi ratusan ribu personel lainnya tidak rusak akibat ulah segelintir oknum.

“Kalau audit tidak beres, dia datang kasih tahu pimpinan, kamu tidak beres loh, kamu bisa perbaiki diri nggak? Kalau kamu perbaiki diri saya kasih kesempatan tiga bulan, kamu perbaiki masih kurang, tiga bulan lagi masih kurang,” kata Prabowo, dikutip dari video YouTube di akun pribadinya, Senin (23/3).

Prabowo mengibaratkan keberadaan oknum bermasalah seperti peribahasa setitik nila merusak susu sebelanga. Menurutnya, meskipun jumlah oknum tersebut sedikit, kekuatan (power) yang mereka miliki kerap digunakan untuk berbuat sewenang-wenang sehingga mencoreng nama baik seluruh institusi.

“Saya katakan begini, kita juga harus sadar selalu bahwa itu adalah nilai setitik merusak susu sebelanga. Mungkin hanya beberapa oknum, tapi dia punya power, dia bisa berbuat seenaknya, sementara ratusan ribu polisi yang lain terkena nama jeleknya,” ungkapnya.

Prabowo menekankan bahwa memberikan kesempatan bagi lembaga untuk "membersihkan diri" adalah salah satu jalan terbaik dalam kepemimpinan (leadership). Ia ingin melihat sejauh mana pimpinan di TNI maupun Polri mampu menindak bawahannya yang terindikasi melanggar aturan.

“Sekali lagi, saya pertama ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Ini banyak yang tidak dipercaya orang, tapi dalam leadership kadang-kadang itu jalan yang terbaik,” jelasnya.

Prabowo pun memberikan apresiasi terhadap langkah Polri yang belakangan mulai berani mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah perwira, termasuk pencopotan beberapa Kapolres. Ia berharap tren positif ini juga menular ke tubuh TNI lantaran masih adanya oknum-oknum yang terlibat dalam praktik ilegal.

“Saya lihat sekarang kepolisian banyak menindak perwira-perwira yang nggak beres. Kalau kita lihat ada Kapolres, ada beberapa, saya kira itu arah yang lebih baik. Dan juga TNI, ada perwira-perwira TNI yang nggak beres juga,” tutur Prabowo.

Prabowo menyoroti bahwa kejahatan seperti penyelundupan masih terus terjadi akibat lemahnya penegakan hukum dan integritas oknum di lapangan. Ia menuntut adanya perbaikan nyata dalam kurun waktu yang telah ditetapkan tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.