periskop.id - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mencatat puluhan ribu orang mengunjungi destinasi wisata pesisir utara Jakarta tersebut selama momentum libur Lebaran. Manajemen memastikan tren peningkatan kedatangan wisatawan ini sudah terlihat sejak hari pertama perayaan Idulfitri.
Keterangan resmi ini disampaikan di Jakarta pada Minggu (22/3). "Kunjungan terlihat meningkat sejak hari pertama Lebaran, yakni sebanyak 35 ribu pengunjung memadati kawasan Ancol," kata Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Daniel Windriatmoko.
Target angka kunjungan harian tersebut diprediksi hampir terlampaui pada siang hari.
Manajemen memperkirakan total kedatangan wisatawan bisa menyentuh angka 50 ribu orang menjelang malam.
Pengelola meyakini tren kedatangan warga ke area rekreasi ini masih akan terus melonjak.
"Bahkan, berpotensi terus meningkat hingga hari-hari berikutnya," ujarnya.
Pihak pengelola telah menyiapkan beragam hiburan spesial demi memanjakan para pengunjung.
Daya tarik utama perayaan tahun ini mencakup pertunjukan kembang api meriah di kawasan Pantai Lagoon.
Ancol turut menghadirkan promo tiket masuk spesial dengan skema beli empat gratis satu untuk seluruh unit rekreasi.
Program potongan harga ini sukses menarik minat keluarga untuk menikmati waktu liburan dengan biaya lebih terjangkau.
"Kawasan pantai masih menjadi destinasi favorit pengunjung. Disusul sejumlah wahana populer seperti Dunia Fantasi, Sea World Ancol, dan Samudra Ancol," jelasnya.
Lonjakan antusiasme masyarakat ini langsung diantisipasi lewat penambahan kapasitas kantong parkir kendaraan.
Area parkir kini sanggup menampung lebih dari 10 ribu unit mobil serta 16 ribu unit sepeda motor.
Titik lokasi parkir kendaraan ini diperluas hingga menyentuh kawasan E-Prix, area tengah, dan bagian barat Ancol.
"Untuk kawasan pantai, kami arahkan parkir ke area E-Prix yang memiliki kapasitas luas. Selain itu, tersedia juga kantong parkir di area tengah hingga barat," tuturnya.
Pengelola juga menyesuaikan waktu kunjungan dengan membuka operasional kawasan pantai hingga pukul 24.00 WIB.
Perpanjangan jam operasional ini tetap diimbangi dengan pengawasan fasilitas kenyamanan pengunjung secara ketat.
“Pengelola juga memastikan sistem keamanan dan layanan tetap optimal, termasuk penanganan kehilangan barang maupun anggota keluarga,” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar