Periskop.id - Pemerintah menargetkan peluncuran operasional 1.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada Mei 2026 sebagai bagian dari percepatan penguatan ekonomi desa. Program tersebut dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, peluncuran tahap awal koperasi desa itu direncanakan berlangsung pada 16 Mei 2026 di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Namun, lokasi dan jadwal pelaksanaan masih bersifat tentatif.

Ferry menjelaskan rencana tersebut dibahas dalam rapat lintas kementerian yang digelar di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Rapat itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Wakil Panglima TNI, hingga Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara.

Menurut Ferry, koperasi yang akan diluncurkan merupakan bagian dari ribuan Kopdes Merah Putih yang pembangunan fisiknya telah rampung sepenuhnya. “Yang akan diluncurkan operasionalnya ini kurang lebih 1.000 koperasi dari sekitar 7.200 koperasi yang sudah selesai 100 persen pembangunan fisik, gudang, gerai, alat kelengkapannya,” ujarnya, Senin (11/5). 

Selain 7.200 koperasi yang telah selesai dibangun, pemerintah juga mencatat sekitar 25 ribu koperasi lainnya masih berada dalam tahap pembangunan. Saat ini, fokus pemerintah diarahkan pada penyiapan operasional agar koperasi dapat segera berjalan dan memberi dampak ekonomi langsung kepada masyarakat desa.

Ferry menegaskan, pengembangan Kopdes Merah Putih memang dirancang bertahap dan tidak dilakukan sekaligus secara nasional. “Enggak, kan ini bertahap,” ucapnya. 

Menurut pemerintah, keberadaan koperasi desa diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi pangan, perdagangan kebutuhan pokok, hingga penguatan usaha mikro dan sektor pertanian di daerah.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis desa dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.

Rekrutmen Manajer
Di sisi lain, pemerintah saat ini juga tengah menyelesaikan proses rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih. Seleksi telah memasuki tahap uji kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT). Pemerintah menjadwalkan pengumuman hasil akhir seleksi pada 7 Juni 2026.

Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (Komcad), pembekalan manajerial, serta pelatihan kompetensi bidang sebelum ditempatkan di koperasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan memiliki standar kompetensi yang seragam.

Program Kopdes Merah Putih sedianya menjadi salah satu proyek prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.

Kementerian Koperasi sebelumnya menyebut koperasi desa diharapkan menjadi pusat distribusi ekonomi lokal yang mampu memperkuat rantai pasok pangan, memperluas akses pembiayaan, hingga membuka lapangan kerja baru di daerah. Pemerintah juga menargetkan koperasi desa dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pemerataan ekonomi nasional, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal.