periskop.id - Istana Kerajaan Arab Saudi menetapkan perayaan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal jatuh pada Jumat (20/3). Mahkamah Agung memutuskan serangkaian ibadah bulan suci Ramadhan berakhir tepat pada hari Kamis.
"Kamis adalah hari terakhir bulan Ramadhan sehingga Jumat menjadi hari pertama Idul Fitri tahun ini," tulis keterangan resmi Istana Kerajaan Arab Saudi, Rabu (18/3).
Penetapan hari raya ini otomatis mengakhiri masa puasa umat Islam di wilayah semenanjung tersebut. Seluruh warga bersiap menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh beribadah.
Keputusan otoritas peradilan tertinggi negara ini menjadi acuan resmi agenda keagamaan nasional. Proses transisi menuju bulan Syawal langsung berjalan menyusul pengumuman tersebut.
Jajaran Mahkamah Agung turut menyampaikan pesan sukacita menyambut datangnya perayaan hari besar. Ucapan selamat ini mengalir bagi seluruh lapisan masyarakat domestik maupun internasional.
Perhatian khusus tertuju kepada jajaran pemimpin tertinggi monarki Arab Saudi. Mahkamah Agung mengucapkan selamat Idul Fitri kepada Pelayan Dua Kota Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Ucapan serupa juga mengarah kepada Putra Mahkota Muhammad bin Salman. Pemimpin masa depan kerajaan ini mendapat penghormatan khusus pada momen pergantian bulan tersebut.
Pihak kerajaan tidak melupakan segenap warga negara beserta kelompok penduduk asing pendatang. Pesan kedamaian Idul Fitri merangkul seluruh umat Islam tanpa terkecuali.
Mahkamah Agung memanjatkan doa kebaikan mengiringi penutupan bulan suci Ramadhan. Otoritas peradilan ini berharap Tuhan Yang Maha Kuasa menerima seluruh amal ibadah umat Muslim.
Stabilitas negara menjadi salah satu fokus utama dalam lantunan doa lembaga tinggi tersebut. Pihaknya memohon penjagaan keamanan secara berkelanjutan bagi seluruh wilayah kerajaan.
Doa pamungkas bermuara pada harapan peningkatan level kemakmuran Kerajaan Arab Saudi. Kesejahteraan rakyat diharapkan terus bertumbuh seiring turunnya berkah hari raya.
Tinggalkan Komentar
Komentar