periskop.id - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan sembilan warga negara Indonesia relawan Global Sumud Flotilla telah tiba di Istanbul, Turki.

​Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut para relawan kemanusiaan tersebut kini berada di bawah pendampingan langsung Konsulat Jenderal RI di Istanbul.

​"Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0," tulis Sugiono melalui unggahan media sosial resmi di Jakarta, Jumat (22/5).

​Sugiono turut menyempatkan diri untuk berbincang secara daring dengan para aktivis kemanusiaan tersebut guna memastikan kondisi mereka pascapendeportasian.

​"Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call," kata Sugiono.

​Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri menjamin akan mengawal penuh proses repatriasi kesembilan warga negara tersebut.

​"Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar dan dapat tiba kembali dengan selamat," tegas Sugiono.

​Gelombang kepulangan ini terjadi setelah pemerintah Israel mendeportasi ratusan aktivis antarbangsa dari misi kemanusiaan Flotilla pada Kamis (21/5).

​Sebanyak 422 relawan multinasional diterbangkan keluar dari wilayah selatan Israel menggunakan tiga pesawat komersial menuju Turki.

​Kedatangan gelombang pertama relawan Flotilla di terminal VIP bandara Istanbul langsung disambut oleh kerumunan massa pendukung.

​Massa pendukung tampak mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan para relawan kemanusiaan tersebut.