periskop.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah siap ditandatangani pada Minggu (14/6). Klaim tersebut ia unggah di platform Truth Social sehari sebelumnya.
Trump memaparkan, penandatanganan perjanjian itu sekaligus akan membuka kembali Selat Hormuz bagi semua pihak. Jalur pelayaran strategis ini selama ini menjadi salah satu rute vital distribusi energi dunia.
"Kesepakatan itu dijadwalkan akan ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz terbuka untuk semua," ujar Trump dalam unggahan di Truth Social, Sabtu (13/6).
Pernyataan itu langsung memantik perhatian internasional, mengingat betapa krusialnya Selat Hormuz bagi perdagangan minyak dan gas global. Pembukaan kembali jalur tersebut dinilai berpotensi meredakan ketegangan geopolitik sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi dunia.
Namun, klaim Trump tampaknya belum selaras dengan posisi Teheran. Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya mengindikasikan, kesepakatan itu tidak bakal ditandatangani pada Minggu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengungkapkan, negosiasi kini telah memasuki fase akhir peninjauan di dalam negeri. Sebagian besar poin dalam perundingan, menurutnya, sudah mencapai titik temu.
Sejumlah lembaga terkait di Iran, ia tambahkan, masih menjalani pembahasan internal untuk menetapkan posisi akhir negara itu terhadap draf yang telah disusun.
Baghaei juga menolak membenarkan berbagai laporan yang beredar mengenai isi kesepakatan. Ia beralasan, rincian perjanjian baru akan diumumkan setelah proses finalisasi tuntas.
Selat Hormuz merupakan jalur yang dianggap sebagai urat nadi perdagangan energi global. Pembukaan kembali akses di sana dipandang krusial, baik untuk meredakan tekanan geopolitik maupun memastikan kelancaran distribusi minyak dan gas ke pasar dunia.
"Saat ini, kesepahaman telah tercapai pada sebagian besar isu, dan kami berada di tahap akhir peninjauan internal," pungkas Baghaei dalam siaran televisi pemerintah Iran, Sabtu (13/6).
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar