periskop.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menilai investasi di Indonesia hingga September 2025 menunjukkan tren yang kuat. Ia menambahkan bahwa pembagian investasi juga berimbang antara modal domestik dan asing.
Secara rinci, Rosan melaporkan penanaman modal dalam negeri mencapai Rp789,7 triliun atau tumbuh 55,1%. Sementara itu, investasi asing menyumbang Rp644,6 triliun atau 44,9%.
Secara geografis, kontribusi investasi di Pulau Jawa sedikit lebih rendah dibandingkan luar Jawa, dengan Pulau Jawa menyumbang Rp692,5 triliun atau 48,3% dan luar Jawa Rp741,8 triliun (51,7%).
"Kalau kita lihat dari sisi geografis antara luar Jawa dan Jawa, luar Jawa ini kontribusinya sedikit di atas Pulau Jawa," ucap Rosan di kompleks Senayan, Selasa (2/12).
Dari sisi lokasi, lima provinsi utama yang menyerap hampir setengah total investasi masih didominasi Jawa Barat, diikuti Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Banten.
Sementara lima provinsi di luar Jawa yang masuk sepuluh besar adalah Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Riau, dan Sumatera Selatan.
Sektor mineral, yang mencakup pertambangan dan pengolahan logam seperti nikel, bauksit, dan emas, menyumbang 67,6% dari total investasi 2025. Diikuti sektor perkebunan dan kehutanan sebesar 24% atau setara Rp103,3 triliun, minyak dan gas 7,6% atau senilai Rp32,6 triliun, serta perikanan dan kelautan 0,9% atau Rp3,9 triliun.
"Investasi di sektor mineral juga mendorong pengolahan menjadi produk bernilai tambah, seperti bauksit diolah menjadi alumina," tutur Rosan.
Selain itu, Rosan menyoroti proyek petrokimia terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Banten senilai Rp14 triliun, yang diperkirakan bisa mengurangi kebutuhan impor bahan baku hingga 70%.
Sektor pertanian dan perkebunan juga mulai ramai. Contohnya proyek kelapa di Tulan Morowali senilai US$100 juta yang diprediksi menyerap 10 ribu tenaga kerja dan menghasilkan 500 juta butir kelapa per tahun saat pabrik rampung pada pertengahan 2026.
Tinggalkan Komentar
Komentar