periskop.id - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa organ hati memiliki kemampuan untuk tumbuh kembali setelah dilakukan transplantasi, termasuk pada pendonor hidup.

Hal ini disampaikan Dante saat mengunjungi pasien transplantasi hati di RSUP Fatmawati, Jakarta, Jumat (10/4).

Ia menjelaskan, dalam prosedur transplantasi hati dari donor hidup, sebagian organ hati diambil untuk kemudian ditransplantasikan kepada pasien. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membahayakan donor selama hatinya dalam keadaan sehat.

“Kalau hati donor sehat, tidak ada masalah. Hati bisa tumbuh kembali setelah sebagian diambil untuk transplantasi,” ujar Dante.

Menurutnya, hati merupakan salah satu organ dengan kemampuan regenerasi yang sangat baik, sehingga dapat kembali ke ukuran dan fungsi normal seiring waktu.

Terkait proses pemulihan donor, Dante menyebut waktu yang dibutuhkan relatif singkat, tergantung kondisi dan kemungkinan komplikasi.

“Dalam beberapa hari hingga minggu, donor sudah bisa pulih. Sekitar seminggu sudah mulai recovery,” katanya.

Sementara itu, dokter bedah yang terlibat dalam tindakan tersebut, dr. Nico, menjelaskan bahwa secara umum donor dapat keluar dari perawatan rumah sakit dalam waktu sekitar empat hari setelah operasi.

“Biasanya empat hari sudah bisa pulang dari rawat inap. Dalam satu bulan hati sudah mulai tumbuh kembali, dan dalam tiga sampai empat bulan sudah pulih sepenuhnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi lanjutan dilakukan sekitar enam bulan setelah operasi melalui CT scan untuk memastikan pertumbuhan hati telah kembali normal.

Temuan ini menunjukkan bahwa transplantasi hati dari donor hidup tidak hanya memberikan harapan bagi pasien, tetapi juga tetap aman bagi pendonor dengan pengawasan medis yang tepat.