periskop.id - Jagat media sosial tengah ramai membahas kisah seorang wanita asal Bekasi yang viral setelah membagikan kondisi perutnya yang membesar seperti sedang hamil. 

Dalam video yang beredar di TikTok, wanita tersebut memperlihatkan perubahan bentuk perut yang tampak keras dan membuncit hingga membuat banyak orang mengira dirinya tengah mengandung.

Belakangan diketahui, kondisi tersebut ternyata disebabkan oleh kista ovarium yang ukurannya terus membesar. Kisah ini menjadi viral karena sang wanita mengaku memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan pedas seperti seblak secara berlebihan dan tidak menjaga pola makan sehari-hari.

Cerita viral itu dibagikan oleh akun TikTok @siti.zahro771. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan perubahan tubuh yang dialaminya selama beberapa waktu terakhir. 

Banyak netizen awalnya mengira ia sedang hamil karena bentuk perut yang sangat menonjol. Namun setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter menyatakan terdapat kista ovarium yang harus segera ditangani melalui tindakan operasi.

Fenomena ini kemudian memicu perdebatan di media sosial soal apakah konsumsi seblak benar-benar bisa menyebabkan kista.

Benarkan Karena Seblak?

Secara medis, dokter menyebut tidak ada bukti langsung bahwa seblak menjadi penyebab utama munculnya kista ovarium. Namun pola makan tidak sehat, konsumsi makanan tinggi lemak, tinggi garam, terlalu pedas, serta gaya hidup buruk dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh wanita.

Mengutip Alodokter, kista ovarium merupakan kantung berisi cairan yang tumbuh di ovarium atau indung telur. Sebagian besar kista bersifat jinak dan bisa hilang sendiri, tetapi ada juga yang terus membesar hingga menyebabkan nyeri hebat dan pembesaran perut.

Pada kasus tertentu, ukuran kista yang besar memang dapat membuat perut terlihat seperti wanita hamil. Bahkan banyak penderita baru menyadari adanya gangguan setelah lingkar perut terus membesar, terasa penuh, keras, dan disertai nyeri pada area panggul. 

Gejala lain yang umum muncul meliputi cepat kenyang, mual, nyeri haid, hingga sering buang air kecil akibat tekanan pada organ di sekitar perut.

Penyebab yang Kompleks

Para ahli kesehatan menilai gaya hidup modern turut meningkatkan risiko gangguan hormonal pada perempuan usia muda. Konsumsi makanan instan dan tinggi kalori secara berlebihan, kurang olahraga, stres, serta kurang tidur dapat memperburuk kondisi tubuh dan memicu berbagai masalah kesehatan reproduksi.

Meski demikian, penyebab kista ovarium sendiri cukup kompleks karena juga berkaitan dengan faktor hormonal, genetik, dan kondisi medis tertentu.

Kasus viral wanita Bekasi ini membuat banyak warganet mulai lebih memperhatikan pola makan mereka, terutama tren konsumsi makanan super pedas seperti seblak yang populer di kalangan anak muda. 

Seblak memang digemari karena cita rasanya yang kuat, tetapi konsumsi berlebihan tetap perlu dibatasi agar tidak memicu gangguan kesehatan pencernaan maupun metabolisme tubuh.

Bukan Hanya dari Satu Jenis Makanan

Dokter juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung percaya bahwa satu jenis makanan pasti menjadi penyebab kista. Pemeriksaan medis tetap menjadi langkah utama untuk memastikan kondisi kesehatan. 

Jika mengalami perut membesar tidak normal, nyeri berkepanjangan, atau perubahan siklus menstruasi, pemeriksaan USG sangat disarankan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa gejala kista sering kali mirip dengan kehamilan. Banyak wanita tetap mengalami haid normal meski memiliki kista berukuran besar sehingga kondisi tersebut kerap terlambat disadari. 

Karena itu, menjaga pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan reproduksi menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.