Periskop.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan di Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Selatan (Jaksel) terjadi sepanjang hari, Senin (9/2). Kedua wilayah tersebut berawan tebal pada dini hari.

Kemudian, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur mengalami berawan tebal dan menjadi hujan pada sore hingga malam hari. Sedangkan, Jakarta Utara (Jakut) mengalami hujan pada pagi hari dan berlanjut berawan tebal. Lalu, Kepulauan Seribu mengalami berawan tebal hingga malam hari.

BMKG memperkirakan, suhu udara di DKI Jakarta berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celcius, dengan kecepatan angin berada di kisaran 2-26 kilometer per jam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan akibat hujan, serta segera menghubungi layanan darurat 112 apabila terjadi keadaan darurat. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengatakan, puncak musim hujan 2026 di Jakarta kemungkinan terjadi pada Maret, apabila berkaca pada pengalaman tahun lalu.

"Prediksi BMKG, Januari-Februari puncak musim hujan di tahun 2026. Namun pengalaman pada tahun 2025, meskipun dua bulan tersebut dikatakan puncak, masih ada kemungkinan bulan Maret masih menjadi puncak bahkan bisa lebih ekstrem lagi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan.