Periskop.id - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, memprediksi sebanyak 400.000 pengunjung selama masa libur Idulfitri 2026/1447 Hijriah.

"Kami menetapkan target kunjungan sebanyak 400.000 pengunjung pada tahun ini dengan asumsi masa libur Idul Fitri berlangsung selama delapan hari, terhitung mulai 22 hingga 29 April 2026," kata Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati saat dihubungi di Jakarta, Jumat (13/3). 

Dia mengatakan, angka tersebut mencerminkan optimisme pengelola berdasarkan data historis 2025, ketika total pengunjung selama 14 hari masa libur Idulfitri tercatat mencapai 610.416 orang, atau rata-rata sekitar 43.000 pengunjung per hari.

Mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Kegiatan dan Penanganan Pengunjung di Tempat Wisata pada Hari-Hari Tertentu, operasional kunjungan akan dimulai pada hari kedua Idulfitri (H+1). Sedangkan pada hari pertama Lebaran, kawasan wisata itu ditutup untuk umum.

"Maka itu, Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan secara resmi menyatakan kesiapannya dalam menyambut lonjakan wisatawan pada masa libur Lebaran 2026," ucap Endah.

Menyambut Ramadan, Taman Margasatwa Ragunan telah melakukan berbagai upaya pembenahan estetika kawasan melalui dekorasi tematik yang dipersiapkan khusus untuk menyambut kedatangan masyarakat.

Melalui akun Instagram @ragunanzoo, selama bulan Ramadan, Taman Margasatwa Ragunan mengumumkan tetap buka pada Selasa-Minggu pukul 07.00-15.00 WIB.

Taman Margasatwa Ragunan terletak di Jakarta Selatan dan memiliki luas 147 hektare (ha) serta dihuni lebih dari 2.009 ekor satwa dan ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon. Saat ini, harga tiket masuk Ragunan dibanderol mulai dari Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. 

Pengamanan Lalu Lintas

Sebelumnya, Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan sebanyak 4.024.251 warga tidak melakukan perjalanan ke luar kota Jakarta atau tak melakukan mudik Lebaran 2026.

"Kami perkirakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan yang keluar kota Jakarta diprediksi sekitar 6.653.749 orang dan tidak melakukan perjalanan atau ada di dalam kota sendiri ada 4.024.251 orang," kata Kepala Bidang Dalops LLAJ Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat dalam siniar di Jakarta, Kamis.

Yayat mengatakan, ada kemungkinan empat juta orang yang tetap berada di dalam kota tersebut akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan Jakarta seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan.

Selain itu Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta, Kepulauan Seribu, Kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Kawasan PIK.

"Selain kami mempersiapkan orang yang mudik, ada kurang lebih 4 juta yang tidak mudik, maka potensi terhadap lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, kita prediksi akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan," ujar Yayat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri menyiagakan petugas Dinas Perhubungan untuk mengamankan lalu lintas di lokasi-lokasi wisata Ibu Kota pada momen arus mudik dan libur Lebaran 2026.

"Tidak semua orang mudik, ada yang (juga mengunjungi) tempat-tempat wisata. Petugas disiagakan untuk pengamanan saat mudik dan berada di Jakarta," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Perhubungan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Listiyaning Handayani dalam siniar terkait "Mudik Aman Menuju Kemenangan" di Jakarta, Rabu.

Selain lalin di tempat wisata, Pemprov DKI Jakarta juga menyiagakan petugas-petugas di terminal-terminal dan mengoptimalkan kamera pengawas untuk memantau arus lalu lintas.

"Kami tempatkan petugas di titik-titik rawan kemacetan. Kami siapkan juga di terminal-terminal juga, di situ juga ada CCTV juga untuk memantau pemudik maupun memantau petugas kami di lapangan," kata Listiyaning.

Dinas Perhubungan juga berkoordinasi dengan TNI untuk mengamankan arus lalu lintas pada momen mudik di Jakarta melalui posko-posko mudik di ruas-ruas jalan.

Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan sebanyak 4.024.251 warga tidak melakukan perjalanan ke luar kota Jakarta atau tak melakukan mudik Lebaran 2026.

"Kami perkirakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan yang keluar kota Jakarta diprediksi sekitar 6.653.749 orang dan tidak melakukan perjalanan atau ada di dalam kota sendiri ada 4.024.251 orang," kata Kepala Bidang Dalops LLAJ Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat dalam siniar di Jakarta, Kamis.

Yayat mengatakan, ada kemungkinan empat juta orang yang tetap berada di dalam kota tersebut akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan Jakarta seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan.

Selain itu Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta, Kepulauan Seribu, Kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Kawasan PIK.

"Selain kami mempersiapkan orang yang mudik, ada kurang lebih 4 juta yang tidak mudik, maka potensi terhadap lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, kita prediksi akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan," ujar Yayat.