periskop.id - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.400 personel gabungan untuk mengamankan laga FIFA Matchday Timnas Indonesia kontra Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (5/6) malam. Pertandingan dijadwalkan bergulir mulai pukul 20.00 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung memaparkan, ribuan personel yang dilibatkan berasal dari berbagai unsur, termasuk Polda Metro Jaya, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Advertisement

"Sebanyak 1.400 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara Indonesia vs Oman di GBK, yang akan dimulai kick-off pada pukul 20.00 WIB," ucap Reynold, Jumat (5/6).

Seluruh personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di area GBK, mulai dari pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga sekeliling kawasan Senayan.

Reynold juga mengimbau para suporter agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion. Petasan, flare, senjata tajam, dan minuman beralkohol disebut sebagai item yang dilarang keras masuk area pertandingan.

"Kami akan menjaga keamanan dan melayani para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," ujarnya.

Penonton yang kedapatan membawa petasan, flare, atau kembang api akan ditindak tegas. Reynold turut meminta seluruh personel yang berjaga agar mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat.

"Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau pengrusakan fasilitas umum," katanya.

Pengaturan arus lalu lintas di sekitar GBK, menurut Reynold, dilakukan secara situasional guna mengantisipasi kemacetan selama laga berlangsung. Pengguna jalan diimbau memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di kawasan Senayan.

Laga Indonesia vs Oman merupakan bagian dari agenda FIFA Matchday, rangkaian pertandingan uji tanding resmi yang diselenggarakan di bawah naungan federasi sepak bola dunia. Pertandingan ini menjadi salah satu laga internasional yang dinantikan suporter Tanah Air di kandang sendiri.

"Kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan, tetap humanis. Kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," imbuhnya.