periskop.id - Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 setelah menampilkan performa meyakinkan pada pertandingan babak 32 besar di Istora Senayan, Jakarta. 

Kemenangan ini menjadi salah satu kabar positif bagi tuan rumah di tengah ketatnya persaingan turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.

Advertisement

Melansir Antara, Kamis (4/6) Raymond/Joaquin memastikan langkah ke babak berikutnya usai mengalahkan pasangan Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-13. 

Sejak awal pertandingan, pasangan Merah Putih tampil agresif dan mampu mengendalikan tempo permainan sehingga lawan kesulitan mengembangkan strategi mereka.

Dominasi Raymond/Joaquin terlihat jelas sepanjang laga. Mereka mampu menekan lawan melalui kombinasi serangan cepat di depan net dan smash keras dari area belakang. Keunggulan teknik dan kepercayaan diri membuat pasangan Indonesia nyaris tidak memberikan kesempatan bagi wakil Jepang untuk bangkit.

Usai pertandingan, Nikolaus Joaquin mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan bersama Raymond. Menurutnya, keduanya mampu bermain lepas dan mengeluarkan kemampuan terbaik di hadapan publik Istora yang memberikan dukungan luar biasa. 

Atmosfer pertandingan yang hampir dipenuhi penonton turut menjadi motivasi tambahan bagi pasangan muda tersebut.

Kemenangan ini juga memiliki nilai khusus karena menjadi ajang balas dendam bagi Raymond/Joaquin. Sebelumnya, mereka pernah kalah dari pasangan Jepang yang sama pada Kaohsiung Masters 2025. 

Berbekal evaluasi pertandingan terdahulu dan analisis video permainan lawan, Raymond/Joaquin berhasil memperbaiki kelemahan mereka dan membalikkan keadaan pada pertemuan kali ini.

Keberhasilan melangkah ke babak 16 besar semakin mempertegas perkembangan Raymond/Joaquin sebagai salah satu pasangan muda yang patut diperhitungkan dalam regenerasi sektor ganda putra Indonesia.

Sepanjang musim 2025 hingga 2026, keduanya menunjukkan tren positif dan mulai rutin bersaing di level internasional. Mereka bahkan sempat mencuri perhatian setelah meraih gelar di Australia Open 2025 dan tampil kompetitif dalam sejumlah turnamen BWF lainnya.

Polytron Indonesia Open 2026 sendiri menjadi salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis dunia dengan status Super 1000. Ajang ini menghadirkan hampir seluruh pemain elite dunia dan menawarkan poin ranking besar yang sangat penting dalam perebutan posisi menuju turnamen-turnamen utama seperti Kejuaraan Dunia dan Olimpiade mendatang.