Periskop.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mendorong wilayahnya menjadi sentra Al-Quran sekaligus pencetak kader qurani. Dorongan itu disampaikan bertepatan dengan pelepasan 21 kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Wakil Bupati Kepulauan Seribu Aceng Zaeni menyebutkan, wilayah kepulauan tersebut berpotensi menjadi wadah pembinaan qari muda, terutama di Pulau Untung Jawa.
"Kepulauan Seribu dapat menjadi sentra Al-Qur'an yang menjadi wadah untuk mencetak kader-kader Qurani, terutama di Pulau Untung Jawa," kata Aceng saat melepas 21 kafilah Kabupaten Kepulauan Seribu untuk mengikuti Lomba MTQ Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Rabu (29/7).
Banyaknya kafilah yang tampil di ajang MTQ Provinsi DKI Jakarta, menurut Aceng, membuktikan lahirnya qari-qari muda dari daerah kepulauan tersebut.
Ia menilai, para qari muda itu punya kesempatan unjuk kemampuan hingga ke tingkat provinsi.
Aceng menuturkan, kondisi tersebut menjadi peluang bagi qari-qari muda untuk terus dibina dan dididik. Pembinaan berkelanjutan ini diharapkan melahirkan lebih banyak kader pelantun Al-Quran terbaik.
Menurutnya, langkah ini sekaligus mengukuhkan posisi Kepulauan Seribu sebagai sentra Al-Quran ke depan.
"Kami mendukung ada wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka menjadi kader qari terbaik," ujar Aceng.
Lomba MTQ Tingkat Provinsi DKI Jakarta ini memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026. Ajang tersebut digelar mulai 29 Juli hingga 5 Agustus di Balai Kota DKI Jakarta.
"Pelaksanaan MTQ Piala Gubernur Tingkat Provinsi DKI Jakarta adalah langkah awal mencetak kader qurani di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu nantinya," ungkap Aceng.
Tinggalkan Komentar
Komentar