banner-sheroes-yoga
Kota

Pekerjaan Istri di DKI Jakarta 2025, Pelajar dan Karyawan Swasta Capai Hampir 70%

Data Dukcapil DKI Jakarta 2025 menunjukkan pekerjaan istri dalam perkawinan didominasi pelajar/mahasiswa dan karyawan swasta.

Data BPS: Gen Z Lebih Kejar Karier dan Pendidikan daripada Nikah Muda
Ilustrasi - Pernikahan. Pexels/Muhamad Faizal Awal
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Perubahan pola kehidupan perkotaan di ibu kota membawa dampak besar terhadap profil kependudukan, terutama mengenai status pekerjaan para perempuan yang telah menikah. Berdasarkan Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta tahun 2025, lanskap profesi wanita yang memegang status sebagai istri menunjukkan keberagaman yang sangat menarik. 

Banyak perempuan di Jakarta tetap mengandalkan pendidikan tinggi dan ruang profesional sebagai wadah aktualisasi diri, baik sebelum maupun setelah memasuki jenjang pernikahan. Kehadiran berbagai peluang kerja di pusat perekonomian nasional ini menjadikan pilihan karier bagi seorang istri di DKI Jakarta semakin bervariasi pada 2025. 

Dominasi Pelajar, Mahasiswa, dan Karyawan Swasta

Temuan dari data terbaru menunjukkan bahwa kategori pelajar atau mahasiswa menempati urutan teratas dari total angka perkawinan yang terdaftar. Kelompok ini mencatatkan angka sebanyak 3.507 jiwa atau sekitar 35,11% dari total keseluruhan. Kondisi ini mengindikasikan banyaknya pasangan muda yang memutuskan untuk menikah di saat sang istri masih menempuh jenjang pendidikan formal. 

Posisi kedua ditempati oleh kelompok karyawan swasta dengan jumlah 3.446 jiwa atau 34,50%. Jika kedua kategori ini digabungkan, lebih dari 69% istri di DKI Jakarta pada 2025 berada di lingkungan kampus atau sektor swasta profesional. Sementara itu, kategori yang berfokus penuh mengurus rumah tangga berada di urutan ketiga dengan porsi 11,11% atau 1.110 jiwa. 

Ragam Sektor Spesialis dan Profesi Formal

Di luar tiga besar utama, data dari Dukcapil DKI Jakarta 2025 ini juga merekam berbagai latar belakang profesi khusus. Kategori wiraswasta mencatatkan angka 5,93% (592 jiwa), disusul oleh profesi di bidang kesehatan dan pendidikan seperti dokter sebanyak 101 jiwa (1,01%) dan guru sebesar 100 jiwa (1,00%). 

Profesi aparatur sipil negara seperti PNS berada di angka 66 jiwa (0,66%), sementara karyawan BUMN mencatatkan 39 jiwa (0,39%). Berbagai pekerjaan keahlian lain seperti perawat, bidan, dosen, wartawan, pengacara, hingga arsitek dan konsultan turut melengkapi keberagaman data pekerjaan perempuan perkotaan di ibu kota. 

Peta sebaran ini menegaskan bahwa mayoritas perempuan yang menikah di DKI Jakarta pada 2025 merupakan individu yang aktif secara akademis maupun ekonomis. Tingginya partisipasi dalam dunia pendidikan dan dunia kerja mencerminkan karakter masyarakat Jakarta yang semakin mandiri dan adaptif terhadap tuntutan zaman. 

Kategori Lengkap Pekerjaan Istri di DKI Jakarta 2025

Berikut adalah rincian data lengkap mengenai status pekerjaan istri di DKI Jakarta berdasarkan catatan resmi pemerintah tahun 2025. 

No.Pekerjaan IstriTotalPersentase
1Pelajar/Mahasiswa3.50735,11%
2Karyawan Swasta3.44634,50%
3Mengurus Rumah Tangga1.11011,11%
4Tidak Diketahui6366,37%
5Wiraswasta5925,93%
6Belum/Tidak Bekerja2342,34%
7Dokter1011,01%
8Guru1001,00%
9Pegawai Negeri Sipil (PNS)660,66%
10Karyawan BUMN390,39%
11Perawat330,33%
12Bidan170,17%
13Karyawan Honorer170,17%
14Buruh Harian Lepas110,11%
15Pensiunan90,09%
16Petani/Pekebun80,08%
17Pedagang80,08%
18Dosen70,07%
19Wartawan60,06%
20Pengacara50,05%
21Pendeta50,05%
22Notaris40,04%
23Tentara Nasional Indonesia (TNI)40,04%
24Seniman30,03%
25Apoteker30,03%
26Kepolisian RI (POLRI)30,03%
27Arsitek20,02%
28Karyawan BUMD20,02%
29Akuntan20,02%
30Pekerjaan Lainnya20,02%
31Anggota Lembaga Tinggi Lainnya10,01%
32Perancang Busana10,01%
33Industri10,01%
34Konsultan10,01%
35Perdagangan10,01%
36Nelayan/Perikanan10,01%

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Istri, dan jakarta dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.