periskop.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara terkait kabar yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Idulfitri atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dadan menegaskan bahwa isu tersebut dipastikan tidak benar. Justru program MBG berlanjut dan diperluas pasca-Idulfitri.
Ia menyatakan informasi yang beredar di sejumlah platform digital tersebut tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah.
“Program MBG akan tetap berjalan setelah Idulfitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa (3/3).
Menurut Dadan, pasca-Idulfitri program justru memasuki fase perluasan layanan secara signifikan. Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan meningkat hingga 25.000 unit yang tersebar di berbagai daerah.
“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idulfitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” jelasnya.
Selain peningkatan cakupan, BGN juga memastikan penyajian MBG kembali menggunakan menu segar sesuai standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan asupan gizi optimal bagi para penerima manfaat.
“Kami kembali ke menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” tegas Dadan.
Tinggalkan Komentar
Komentar